Travel

Awal tahun ini, Turis Malaysia dan Jerman paling banyak melancong ke Aceh

Wisatawan asal negara Malaysia mengunjungi objek wisata situs tsunami Kapal PLTD Apung di Banda Aceh, Aceh, Senin (20/2/2023). ANTARA/Khalis Surry

Banda Aceh, Mercinews.com – Badan Pusat Statistik (BPS) Aceh mencatat sebanyak 2.257 turis asing atau wisatawan mancanegara (wisman) melancong ke provinsi paling barat Indonesia itu selama Januari 2023, menyusul kelonggaran yang diberikan pemerintah Indonesia pasca COVID-19.

“Wisman masuk ke Aceh untuk Januari 2023 sebanyak 2.257 orang. Angka ini didominasi oleh wisman asal negara Malaysia,” kata Statistik Ahli Muda BPS Aceh Hendri Achmad di Banda Aceh, Rabu (1/3/2023). sepert dilansir Antara,

Dari data BPS, kunjungan turis asing ke Aceh terus meningkat dari bulan ke bulan menyusul pemerintah Indonesia memberi kelonggaran aktivitas kepada masyarakat, baik dalam maupun luar negeri meski masih di tengah pandemi.

Pada Januari – Desember 2022, total 2.627 orang wisman yang berkunjung ke provinsi paling barat Indonesia itu. Di antaranya, pada Januari sebanyak enam orang, Februari delapan orang, Maret 22 orang, April dan Mei masing-masing tiga orang, dan pada Juli sebanyak enam orang.

Baca Juga:  Wisatawan Malaysia Terkesan dengan Aceh Ramadhan Festival di Masjid Baiturrahman

Sementara pada Juni, Agustus dan September tidak ada kunjungan wisman ke Aceh. Selanjutnya, kunjungan turis asing ini peningkatan drastis pada Oktober yang mencapai 266 orang dan November 457 orang dan Desember sebanyak 1.856 orang.

Sedangkan pada Januari 2023, kunjungan wisman mencapai 2.257 orang, di antaranya paling banyak turis asal Malaysia sebanyak 1.157 orang, kemudian 695 orang asal negara Jerman dan 54 orang asal Australia.

Selanjutnya, sebanyak 23 orang asal Prancis, 19 orang asal Amerika Serikat, 13 orang asal Singapura, Belanda 12 orang, Thailand sembilan orang, Inggris enam orang, Selandia Baru satu orang dan keterangan lainnya sebanyak 268 orang.

Peningkatan kunjungan turis asing tersebut juga terjadi setelah pemerintah membuka rute penerbangan internasional langsung dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Kabupaten Aceh Besar.

Baca Juga:  Media China Sebut: Orang Aceh Ramah Kok, Mereka Suka Party

Selain itu, BPS mencatat pada Januari 2023 penerbangan internasional di Aceh sebanyak 11.666 penumpang. Angka ini meningkat dibandingkan Desember 2022 yang hanya 7.425 penumpang.

“Sementara penumpang domestik pada Januari 2023 sebanyak 37.161 penumpang atau turun 15,94 persen dibandingkan Desember 2022 sebanyak 44.208 penumpang,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala BPS Aceh Ahmadriswan mengatakan bahwa peningkatan kunjungan turis asing ke Tanah Rencong itu menyusul penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia yang sudah membaik.

“Peningkatan wisman yang masuk ke Aceh ini mengindikasikan bahwa penanganan COVID-19 yang sudah membaik, sehingga mendorong mobilitas antara wilayah meningkat,” katanya.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

To Top