Aura Kasih Diundang Gus Miftah Bukber Lintas Agama

Jumat, 31 Maret 2023 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Pendakwah Gus Miftah menggelar kegiatan buka puasa bareng pendeta Gilbert Lumoindong bertajuk Buka Puasa Bersama Tokoh Lintas Agama kemarin. Dalam kesempatan itu, Gus Miftah ingin menyerukan toleransi beragama yang relevan.

Salah satu yang menjadi sorotan Gus Miftah adalah soal penutupan rumah makan seperti warteg pada bulan Ramadan. Menurut Gus Miftah, yang seharusnya ditutup bukan restorannya, melainkan mulutnya.

“Saya itu adalah orang yang paling tidak setuju ketika restoran di bulan Ramadan ditutup. Karena yang harus ditutup itu bukan restorannya, tapi mulutnya. Ada pepatah bilang bahwa diam itu emas,” kata Gus Miftah ditemui di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat.

Gus Miftah juga tidak sepakat dengan orang yang memusuhi pemerintah dengan alasan yang tak jelas. Termasuk pula kepada pendeta.

“Saya tidak sepakat ketika orang memusuhi pemerintah dengan dasar yang tidak jelas, termasuk pendeta,” ungkap Gus Miftah.

Baca Juga:  Ricky Rizal Lawan Vonis 13 tahun, Mengajukan Permohonan Banding

Sementara itu, Aura Kasih yang hadir dalam kesempatan itu mau datang ke acara yang digelar Gus Miftah lantaran ia fokus dengan toleran antar umat beragam. Bahkan Aura Kasih mengaku membaca kitab suci agama lain.

“Senang sekali bisa diundang di sini sama Gus Miftah, karena saya memang sengaja concern banget sama perbedaan. Saya muslim, tapi saya sering baca juga Al Kitab, saya pelajari juga Hindu, dan yang lainnya,” kata Aura Kasih dalam kesempatan yang sama.

Baca Juga:  Viral! Lettu Muhammad Fardhana Hapus Foto Ayu Ting Ting di IG, Isu Batal Nikah

Aura sendiri sempat mendapatkan tindakan diskriminatif terkait keyakinannya. Ia yang sempat melukat di Bali pernah di-bully netizen akibat kurang edukasi.

“Waktu itu saya di-bully Gus, karena saya melukat di Bali. Saya mempelajarilah apa sih maksudnya, dan segala hal yang diperdebatkan masyarakat itu semua tentang edukasi. Karena kita kurang edukasi,” ungkapnya.

(*)

Berita Terkait

Guruh Soekarnoputra Berpulang di Usia 73 Tahun, Jejaknya dari Seni hingga Politik
Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 13:05 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang di Usia 73 Tahun, Jejaknya dari Seni hingga Politik

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB