Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan. (Foto: istimewa)

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan. (Foto: istimewa)

Jakarta, Mercinews.com – Sikap politik PDI Perjuangan (PDIP) yang menyatakan diri sebagai “penyeimbang” dalam pemerintahan Prabowo-Gibran menjadi sorotan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan. Ia menilai, posisi tersebut belum memberikan kejelasan mengenai arah politik PDIP terhadap pemerintahan saat ini.

“Partai-partai koalisi pemerintah mempertanyakan sikap PDIP yang dinilai belum menegaskan posisinya secara politik,” kata Iwan, Selasa (23/6/2026).

Iwan menyebut, terdapat pandangan di kalangan partai koalisi bahwa PDIP berada dalam posisi yang memungkinkan untuk mendukung sekaligus mengkritisi kebijakan pemerintah. Namun, ia tidak merinci lebih jauh mengenai pandangan tersebut.

Ia juga menyampaikan adanya dugaan terkait keterlibatan kader PDIP dalam sejumlah aksi demonstrasi maupun narasi kritik terhadap pemerintah. Namun, dugaan tersebut, menurut Iwan, telah dibantah oleh pengurus DPP PDIP.

Menurut Iwan, dinamika tersebut tidak terlepas dari situasi politik pasca-Pemilihan Presiden 2024.

Ia menilai pengalaman politik PDIP pada periode sebelumnya menjadi salah satu faktor yang memengaruhi sikap partai saat ini.

Baca Juga:  125 Tahun Bung Karno, Hasto: Trisakti Jadi Kompas Hadapi Kolonialisme Wajah Baru

Selain itu, ia juga menyinggung hubungan politik antara PDIP dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) serta kelompok pendukungnya yang disebut masih menjadi bagian dari dinamika politik yang berkembang.

“Masih adanya faktor-faktor politik yang belum sepenuhnya selesai membuat PDIP memilih berada pada posisi yang disebut sebagai penyeimbang,” ujarnya.

Iwan menilai, dalam sistem demokrasi, keberadaan partai oposisi dibutuhkan untuk menjalankan fungsi pengawasan terhadap pemerintah.

Baca Juga:  Nissa Curhat Disiksa Sekeluarga, usai Diceraikan Alshad dan Lahirkan Anak

Namun, ia menyebut hingga saat ini belum ada partai di parlemen yang secara resmi mendeklarasikan diri sebagai oposisi.

Menurutnya, sejumlah partai berada di luar koalisi pemerintah, tetapi belum menyatakan diri sebagai oposisi secara formal.

Ia menambahkan, keberadaan oposisi penting untuk menjaga mekanisme check and balance dalam proses penyelenggaraan pemerintahan.

“Kejelasan posisi politik akan memudahkan publik memahami peran masing-masing partai dalam sistem demokrasi,” kata Iwan.(red)

Berita Terkait

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura
Gunung di Aceh TTS: Tebak-Tebakan Seru untuk Uji Pengetahuan Geografi
Hotel UKM Banda Aceh: Penginapan Nyaman dan Murah untuk Pebisnis dan Wisatawan

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Kamis, 22 Mei 2025 - 23:44 WIB

 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Setiawan. (Foto: istimewa)

Uncategorized

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Selasa, 23 Jun 2026 - 22:47 WIB