MERCINEWS.COM – Liverpool kembali gagal memetik kemenangan setelah tampil kurang tajam di lini depan dan hanya mampu bermain imbang 1-1 melawan Sunderland pada lanjutan Liga Primer Inggris di Stadion Anfield, Kamis (4/12/2025) dini hari WIB. Performa serangan yang belum maksimal membuat The Reds nyaris pulang tanpa poin sebelum Federico Chiesa muncul sebagai penyelamat di menit akhir.
Liverpool sebenarnya memulai pertandingan dengan kendali penuh. Kombinasi Florian Wirtz, Cody Gakpo, dan Alexis Mac Allister beberapa kali memecah pertahanan Sunderland. Namun banyak peluang yang terbuang percuma, termasuk sundulan Mac Allister yang hanya membentur tiang gawang.
Sunderland tak hanya bertahan. Beberapa kali tim tamu menebar ancaman berbahaya. Trai Hume dan Enzo Le Fee memaksa Alisson Becker melakukan penyelamatan penting, sementara upaya Alderete dari bola muntah berhasil digagalkan refleks cepat sang kiper.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menjelang turun minum, tekanan bergantian tercipta. Liverpool mencoba memanfaatkan tendangan sudut melalui Szoboszlai dan Gakpo, tetapi belum ada gol yang lahir hingga babak pertama ditutup.
Memasuki babak kedua, Liverpool mencoba meningkatkan tempo dengan memasukkan Mohamed Salah. Namun justru Sunderland yang memecah kebuntuan pada menit ke-67. Tembakan jarak jauh Chemsdine Talbi berubah arah setelah mengenai pemain Liverpool dan membuat Alisson terkecoh. Skor berubah 1-0 untuk tim tamu.
Tertinggal membuat The Reds meningkatkan intensitas serangan melalui umpan-umpan silang dan variasi kombinasi. Arne Slot menambah tenaga baru dengan memasukkan Milos Kerkez, Federico Chiesa, dan Hugo Ekitike.
Tekanan itu akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81. Aksi individu Wirtz yang menusuk dari sisi kiri berujung tembakan yang membentur Nordi Mukiele dan berbelok masuk. Gol bunuh diri Mukiele menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Drama besar terjadi di waktu tambahan. Sunderland hampir memastikan kemenangan setelah Wilson Isidor menerima bola panjang dari Robin Roefs dan berlari bebas menuju gawang.
Ia berhasil melewati Alisson dan tinggal menceploskan bola, tetapi Chiesa yang baru masuk beberapa menit sebelumnya melakukan sprint panjang, menutup ruang tembak, dan memblok bola keluar. Aksi itu menyelamatkan Liverpool dari kekalahan.
Meski terus menekan hingga peluit akhir, efektivitas serangan Liverpool masih jauh dari harapan. Total sembilan kekalahan dalam 14 laga terakhir menunjukkan konsistensi The Reds yang kian mengkhawatirkan.
Chiesa, yang bermain kurang dari 15 menit, justru menjadi sorotan dengan satu blok krusial dan akurasi umpan 100 persen. Ia bahkan menyamai rating tertinggi Liverpool malam itu bersama Virgil van Dijk.
Pelatih Arne Slot memuji dedikasi sang pemain.
“Dia terus berlari dan itulah mengapa ia bisa menyapu bola keluar. Kami jarang mencetak gol dan lawan cukup baik memanfaatkan momen,” ujar Slot, dikutip dari BBC.
Hasil imbang ini menahan Liverpool di posisi kedelapan klasemen dengan 22 poin, sementara Sunderland naik ke peringkat keenam dengan 23 poin.
The Reds harus segera menemukan kembali ketajaman lini depan jika ingin kembali bersaing di papan atas.(red)






