Mercinews.com – Paris Saint-Germain (PSG) berhasil mempertahankan gelar Liga Champions setelah mengalahkan Arsenal melalui adu penalti dengan skor 4-3 pada final Liga Champions 2025/2026 di Puskás Aréna, Budapest, Minggu (30/5) waktu setempat atau Minggu (31/5) dini hari WIB.
Kemenangan ini memastikan Les Parisiens kembali menjadi penguasa Eropa setelah melalui pertandingan sengit yang berakhir imbang 1-1 selama 120 menit.
Sementara bagi Arsenal, yang menjalani final Liga Champions pertama mereka dalam hampir dua dekade, kekalahan tersebut membuat impian meraih trofi Liga Champions perdana kembali tertunda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Arsenal tampil agresif sejak awal pertandingan dan berhasil membuka keunggulan saat laga baru berjalan enam menit.
Kai Havertz mencatatkan namanya di papan skor setelah memanfaatkan serangan balik cepat yang gagal diantisipasi lini pertahanan PSG.
Gol tersebut membuat The Gunners lebih percaya diri dalam mengendalikan permainan sepanjang babak pertama.
Beberapa peluang tambahan sempat tercipta, namun tidak mampu dikonversi menjadi gol.
PSG yang berstatus juara bertahan meningkatkan intensitas serangan pada babak kedua.
Upaya tim asuhan Luis Enrique akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-64 setelah wasit menunjuk titik penalti.
Ousmane Dembélé yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya dengan sempurna untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Gol tersebut membangkitkan semangat PSG untuk terus menekan pertahanan Arsenal.
Hingga waktu normal berakhir, kedua tim gagal mencetak gol tambahan. Pertandingan pun berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Pada 30 menit tambahan, Arsenal maupun PSG sama-sama memperoleh peluang emas.
Namun, penampilan solid kedua penjaga gawang membuat skor 1-1 tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Pemenang akhirnya harus ditentukan melalui adu penalti.
Dalam babak penentuan tersebut, PSG tampil lebih tenang. Gonçalo Ramos, Désiré Doué, Achraf Hakimi, dan Lucas Beraldo berhasil menuntaskan tugas mereka dengan baik. Hanya Nuno Mendes yang gagal mencetak gol.
Di kubu Arsenal, Viktor Gyökeres, Declan Rice, dan Gabriel Martinelli sukses menjebol gawang PSG dari titik putih. Namun, Eberechi Eze dan Gabriel Magalhães gagal mengonversi peluang menjadi gol.
Kegagalan Gabriel Magalhães sebagai penendang terakhir Arsenal memastikan kemenangan PSG dengan skor adu penalti 4-3.
Keberhasilan ini membuat PSG sukses mempertahankan trofi Liga Champions yang mereka raih musim lalu sekaligus mempertegas status mereka sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola Eropa saat ini.
Sebaliknya, Arsenal harus kembali menunda ambisi mengangkat trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub.
Meski gagal menjadi juara, penampilan tim asuhan Mikel Arteta sepanjang musim tetap mendapat apresiasi setelah mampu menembus partai puncak dan bersaing hingga adu penalti melawan juara bertahan.(red)






