JAKARTA, MERCINEWS.COM – Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PB PSTI) resmi melepas kontingen Tim Nasional Sepak Takraw Indonesia untuk mengikuti ISTAF Sepaktakraw World Cup 2026 yang berlangsung di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 14 – 23 Mei 2026.
Keikutsertaan Indonesia pada ajang tersebut menjadi bagian dari persiapan menuju Asian Games 2026 di Jepang sekaligus upaya meningkatkan prestasi sepak takraw nasional di level internasional.
Ketua Umum PB PSTI, H. Surianto, mengatakan Indonesia datang ke turnamen tersebut dengan target meraih hasil maksimal pada sejumlah nomor unggulan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Momentum Piala Dunia 2026 harus menjadi pembuktian kebangkitan sepak takraw Indonesia di level global. Kami tidak hanya menargetkan partisipasi, tetapi membidik medali emas pada nomor-nomor unggulan,” ujar Surianto di GBK Arena, Jakarta, Rabu (13/5/2026).
Surianto didampingi Sekretaris Jenderal PB PSTI, Prof. Dr. H. Nukhrawi Nawir, M.Kes, saat memberikan keterangan kepada media.
PB PSTI menyiapkan program pemusatan latihan nasional (pelatnas) jangka panjang untuk menghadapi agenda internasional sepanjang 2026. Program tersebut menerapkan sistem promosi dan degradasi atlet setiap bulan guna menjaga performa tim.
Sebanyak 14 atlet putra dipersiapkan untuk tampil pada nomor regu, team regu, dan quadrant. Indonesia menargetkan mampu bersaing dengan negara-negara kuat seperti Thailand dan Malaysia.
Selain persiapan tim nasional, PB PSTI juga berencana meluncurkan Liga Sepak Takraw Indonesia 2026 yang terbagi ke dalam lima zona wilayah. Kompetisi itu diharapkan menjadi sarana pembinaan dan regenerasi atlet sepak takraw nasional.
Dukungan terhadap persiapan tim nasional juga disampaikan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Asisten Deputi Olahragawan Elit Kemenpora, Budi Ariyanto Muslim, mengapresiasi langkah PB PSTI yang tetap menjalankan pelatnas secara mandiri.
“Pemerintah mendukung penuh perjuangan Timnas Sepak Takraw Indonesia. Meski ada keterbatasan anggaran, kami berharap prestasi terbaik dapat diraih demi kebanggaan masyarakat Indonesia,” kata Budi.
Pada ajang yang sama, Indonesia juga mendapat kepercayaan di sektor perwasitan. Muhammad Sabir, wasit asal Sulawesi Barat, ditunjuk International Sepaktakraw Federation (ISTAF) untuk memimpin pertandingan di Piala Dunia 2026.
Setelah tampil di Kuala Lumpur, Timnas Sepak Takraw Indonesia dijadwalkan mengikuti 39th Thai King’s Cup 2026 di Bangkok, Thailand, pada Agustus mendatang sebelum menghadapi Asian Games 2026 di Jepang.(red)






