Kronologi Kecelakaan Bus lagi Parkir Jalan Sendiri lalu Masuk Sungai di Tegal

Minggu, 7 Mei 2023 - 18:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SLAWI, Mercinews.com – Sopir bus yang mengalami kecelakaan masuk sungai di area Objek Wisata Guci, Kabupaten Tegal, Minggu (7/5/2023), tak menyangka bakal ada kejadian nahas.

Adapun, bus rombongan ziarah asal Kelurahan Pakujaya, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tanggerang Selatan terjun bebas ke sungai

Kejadian sekira pukul 08.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bus bernama Duta Wisata yang berwarna merah itu, merupakan rombongan ziarah dengan tujuan Cirebon, Pemalang, Guci Kabupaten Tegal, dan Pekalongan.

Bus jatuh ke sungai dengan ketinggian sekira 15 meter.

Sebelum kejadian, bus sedang parkir dipanaskan di jalur yang menurun dekat Hotel Ashafana.

Bus lalu melaju tanpa kendali dengan penumpang yang baru naik sekira 30 orang.

Sementara saat kejadian, posisi sopir sedang berada di luar bus.

Sopir bus, Romyani (55) mengatakan, rombongan ziarah yang di antarnya berjumlah dua bus dari, Kelurahan Pakujaya, Kota Tanggerang.

Rute perjalanan meliputi Cirebon, Pemalang, Tegal, dan Pekalongan.

Sebelum kejadian, ia dan rombongannya bermalam di vila area Objek Wisata Guci.

Baca Juga:  Mobil penumpang Toyota Hiace terjun ke jurang Gunung Geurute

“Ini rombongan jamaah pengajian. Sampai sini kemarin jam sembilan malam. Ini baru melanjutkan perjalanan,” katanya kepada tribunjateng.com.

Romyani bercerita, sebelum kejadian kondisi bus sedang parkir dan dipanaskan karena akan melanjutkan perjalanan ke Pekalongan.

Ia sudah memasang rem tangan dan memberikan ganjal di ban katanya.

Tetapi tiba-tiba bus menyelonong dan berjalan sendiri.

Ia sendiri posisinya sedang berada di belakang mobil dan mengobrol dengan panitia.

“Saya di belakang mobil. Habis mandi saya salin, itu kan mau berangkat. Saya ngobrol sama panitia.

Saya kaget, saya bengong,” ungkapnya.

Romyani mengatakan, ia tidak tahu persis jumlah penumpang yang sudah baik ke atas bus.

Setahunya, penumpang belum penuh.

Sementara total kursi keseluruhan mencapai 59 kursi.

“Penumpang sudah dievakuasi. Tadi ramai-ramai dengan warga,” ujarnya.

Informasi yang diterima tribunjateng, total korban berjumlah 33 orang.

Belum diketahui ada tidaknya korban jiwa.

Korban sudah dibawa ke RSUD Soesilo Slawi, Puskesmas Bumijawa, dan Klinik SMK Bumijawa.

Baca Juga:  Ngari! Mobil Terperosok Lubang Galian

Kepala Disporapar Kabupaten Tegal, Ahmad Uwes Qoroni, mengungkapkan peristiwa naas tersebut terjadi sekitar pukul 08.30 WIB dan posisi bus sedang terparkir.

Bus membawa rombongan peziarah asal Tangerang Banten dengan tujuan akhir ke Guci, dan setelahnya baru kembali ke Tangerang.

Menurut Uwes, rombongan peziarah sudah sempat menginap satu malam di Guci.

Jadi posisi bus saat itu sedang parkir, kemungkinan ada kesalahan teknis dari pengemudi sampai akhirnya bus melaju sendiri ke bawah, tidak terkendali sampai masuk ke sungai yang posisinya dekat dengan area parkiran,” ungkap Uwes, pada Tribunjateng.com.

Setelah kejadian, tim relawan dari BPBD, Tagana, TNI-Polri, termasuk warga dan pengunjung wisata langsung memberikan bantuan dan penanganan.

Semua korban yang ada di bus sudah dievakuasi dan sebagian dibawa ke RSUD dr Soeselo Slawi, sebagian lagi ada yang dibawa ke Puskesmas Bumijawa.

Untuk jumlah korban, Uwes menuturkan jumlah pastinya belum diketahui dan nantinya akan diinformasikan lebih lanjut.

Ya mohon doanya semoga tidak ada korban jiwa yang sampai meninggal dunia, dan korban bisa segera pulih. Karena sampai saat ini kami masih menunggu informasi lebih lanjut. Peristiwa ini juga menjadi pembelajaran untuk kita semuanya, agar apapun itu harus waspada dan pastikan dalam kondisi baik,” ujarnya.

Baca Juga:  Petugas Dinas Pertamanan Tewas Tertabrak TransJakarta Saat Mencabut Rumput

Sementara itu, Pedagang Kopi di Objek Wisata Guci, Mohamad Alwi, menuturkan saat kejadian ia sedang berada di lokasi dan melihat bus pariwisata tiba-tiba turun ke bawah dan sempat menubruk salah satu kedai kopi, bus terus melaju semakin kencang dan berakhir masuk ke sungai.

Semua orang yang ada di lokasi teriak histeris dan beberapa pengunjung yang berada di sekitar lokasi langsung minggir mencari tempat lainnya.

Kebetulan sedang berjualan di dekat lokasi, Alwi mengaku melihat kejadian sejak awal bahkan mengetahui bahwa di dalam bus tidak ada supir nya.

Alwi pun langsung lari dan menghampiri bus yang terperosok masuk ke sungai. [m/c]

Berita Terkait

Kronologi Tabrakan Maut di Tol Sibanceh Tewaskan Bumil dan Janinnya 7 Bulan
Kecelakaan di Peudawa Aceh Timur Martunis Meninggal Dunia dan 3 Lainnya
Dua Kecelakaan Maut di Aceh Barat, Motor vs Motor, 3 Pelajar Meninggal, dan 3 luka-luka
Laka Lantas di Aceh Timur melibatkan tiga Mobil, 8 Orang Dilarikan ke RS
Sepeda Motor Tabrakan Dengan Becak, Pemotor Mengalami Patah Tulang
Dewi Parwati Perawat asal Bireuen meninggal dunia terlindas truk di Lhoseumawe
Kecelakaan Beruntun di Tol Boyolali 8 Orang Meninggal Dunia
Petugas Dinas Pertamanan Tewas Tertabrak TransJakarta Saat Mencabut Rumput
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 29 Juni 2024 - 21:04 WIB

Kronologi Tabrakan Maut di Tol Sibanceh Tewaskan Bumil dan Janinnya 7 Bulan

Selasa, 18 Juni 2024 - 22:02 WIB

Kecelakaan di Peudawa Aceh Timur Martunis Meninggal Dunia dan 3 Lainnya

Selasa, 18 Juni 2024 - 17:35 WIB

Dua Kecelakaan Maut di Aceh Barat, Motor vs Motor, 3 Pelajar Meninggal, dan 3 luka-luka

Selasa, 16 April 2024 - 13:23 WIB

Laka Lantas di Aceh Timur melibatkan tiga Mobil, 8 Orang Dilarikan ke RS

Senin, 25 Desember 2023 - 11:14 WIB

Sepeda Motor Tabrakan Dengan Becak, Pemotor Mengalami Patah Tulang

Berita Terbaru