Kasus HIV/AIDS melonjak di Banda Aceh

Jumat, 14 April 2023 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Mercinews.com – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banda Aceh Lukman menegaskan bahwa kasus HIV/AIDS di kota setempat yang mencapai 198 orang bukan semuanya warga lokal, melainkan dari lainnya di provinsi Aceh.

“Dari 198 kasus HIV/AIDS tersebut dominannya bukan warga Banda Aceh,” kata Lukman, di Banda Aceh, Jumat (14/4/2023)

Lukman menjelaskan, kenapa 198 kasus tersebut masuk dalam data Banda Aceh, hal itu karena penderita melakukan pengobatan atau pemeriksaan kesehatan di rumah sakit yang berada di ibu kota provinsi Aceh itu.

“Itu merupakan hasil pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah Zainoel Abidin atau RSUDZA (RS Pemprov Aceh berkedudukan di Banda Aceh). Maka kasusnya masuk Banda Aceh,” ujarnya.

Berdasarkan data Dinkes Aceh, hingga laporan terakhir Februari 2023, kasus HIV/AIDS di Banda Aceh sudah mencapai 198 orang dengan rincian 167 penderita HIV dan 37 AIDS. Angka tersebut terhitung dari penderita sejak tahun 2008 hingga.

Rinciannya, pada 2008 enam kasus, 2009 dua, 2010 tiga, 2011 satu, 2012 dua, 2013 satu, 2014 dua, 2015 enam, 2016 enam, 2017 sepuluh, 2018 tujuh, 2019 sepuluh.

Baca Juga:  5.850 Warga Aceh di Mekkah Terima Dana Wakaf Habib Bugak Asy

Kemudian, pada 2020 lima kasus, 2021 melonjak 35 kasus, 2022 naik menjadi 88 kasus. Artinya jika total saat ini 198, maka hingga Februari 2023 sudah ada empat kasus.

“Berdasarkan jenis kelamin itu penderita laki-laki 90 persen, dan perempuan hanya 10 persen,” katanya.

Lukman menyampaikan, upaya penanggulangan kasus HIV/AIDS di Banda Aceh antara lain melakukan survey pemetaan populasi kunci, pemeriksaan/skrining tes untuk semua ibu hamil, pasien TB, pasien IMS dan warga binaan di Rutan serta Lapas.

Baca Juga:  Keajaiban, Korban Gempa Turki Selamat usai Tertimbun 5 Hari

Kemudian, pengaktifan mobile klinik oleh tim HIV Puskesmas pada populasi kunci atau yang beresiko terjadi penularan HIV. Penyuluhan melalui program PKPR/UKS remaja di sekolah oleh petugas puskesmas.

“Serta pelayanan perawatan dan dukungan pengobatan (PDP) di Puskesmas Meuraxa dan Kuta Alam, RSUZA Banda Aceh, RSUD Meuraxa dan RS Pertamedika,” demikian Lukman. [m/c]

Berita Terkait

Para Ilmuwan Amerika telah menciptakan vaksin untuk melawan HIV
Peduli Penderita Thalasemia, Pj Ketua PKK Aceh Donor Darah dan Beri Santunan
Angka Kematian Bayi di Abdya Capai 12 Kasus Sepanjang Juli 2024
Pemkot Banda Aceh intervensi serentak pencegahan anak stunting
MER-C Papua Lakukan Mobile Clinic ke Pesantren Baitul Muallaf
Dinkes Bireuen Tambah Sarana dan Prasarana Persiapan Izin RSUD Peusangan
Banyak Warga China Stres, Ternyata Ini yang Terjadi
Kenali Gangguan Kecemasan pada Remaja dan Cara Mengatasinya

Berita Terkait

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:48 WIB

Para Ilmuwan Amerika telah menciptakan vaksin untuk melawan HIV

Rabu, 17 Juli 2024 - 20:10 WIB

Peduli Penderita Thalasemia, Pj Ketua PKK Aceh Donor Darah dan Beri Santunan

Jumat, 12 Juli 2024 - 11:05 WIB

Angka Kematian Bayi di Abdya Capai 12 Kasus Sepanjang Juli 2024

Jumat, 14 Juni 2024 - 12:10 WIB

Pemkot Banda Aceh intervensi serentak pencegahan anak stunting

Kamis, 6 Juni 2024 - 20:05 WIB

MER-C Papua Lakukan Mobile Clinic ke Pesantren Baitul Muallaf

Berita Terbaru

Sekretaris Jenderal NasDem Hermawi Taslim (kanan) bersama Anies Baswedan (tengah) di NasDem Tower, Jakarta, Senin (22/7/2024).  ANTARA/Narda Margaretha Sinambela.

Politik

NasDem usung Anies Baswedan untuk Pilgub DKI Jakarta 2024

Senin, 22 Jul 2024 - 22:23 WIB