Bangunan Belum Rampung Jadi Penyebab Atap Venue Cabor Menembak PON Aceh Ambruk

Rabu, 18 September 2024 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Venue menembak PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Lapangan Tembak Rindam IM Mata Ie, Aceh Besar Ambruk.

Venue menembak PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Lapangan Tembak Rindam IM Mata Ie, Aceh Besar Ambruk.

Banda Aceh, Mercinews.com – Cuaca ekstrem awalnya disebut menjadi penyebab ambruknya atap venue cabang olahraga menembak PON XXI di Aceh.

Namun Ketua Panitia Besar (PB) PON Wilayah Aceh, Safrizal ZA mengatakan, selain faktor cuaca buruk, ambruknya atap venue cabor menembak ini karena pengerjaan bangunan yang belum rampung.

Pembangunan venue memang sejak awal diprediksi tidak akan selesai tepat waktu. Oleh karena itu, beberapa pengerjaan dimodifikasi sedemikian rupa agar lapangan bisa dipergunakan untuk pertandingan.

“Jadi memang beberapa bangunan itu sementara ya, seperti talang air, untuk tampung air memang dibuat sementara, karena nanti setelah pertandingan akan dilanjutkan,” ujar Safrizal saat ditemui awak media di Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Selasa (17/9/2024).

Pj Gubernur Aceh tersebut mengatakan, talang sementara itu tidak mampu menampung debit air yang sangat besar saat diguyur hujan deras. Saat ini, tim venue dan kontraktor sedang melakukan perbaikan. Safrizal berharap bisa diselesaikan dengan baik. Selain itu, petugas juga tengah mengerjakan pembuatan saluran baru agar genangan air di lokasi venue bisa teratasi.

Baca Juga:  Tiongkok luncurkan robot anjing yang bisa menembak senapan mesin dan penyembur api

“Karena memang pengerjaan drainase juga belum selesai, oleh karenanya dibuat drainase sementara untuk mengurangi air genangan di luar pekarangan venue menembak,” tuturnya. Hujan deras disertai angin kencang juga membuat beberapa pertandingan ditunda. Selain menembak, terdapat tenis lapangan, panahan, paralayang, dan dayung yang pertandingannya ditunda. Selain itu, pihaknya telah memerintahkan bidang venue dan pertandingan untuk mengecek semua lokasi pertandingan yang terdampak angin kencang.

“Ada beberapa pertandingan juga harus ditunda, terutama di lapangan terbuka seperti tenis lapangan. Itu sudah dua hari ditunda, karena hujan terus menerus dan itu akan membuat terganggu pertandingan,” pungkasnya.

Baca Juga:  Video Arya Saloka dan Amanda Manopo Diduga Nikah Siri Tersebar

Diberitakan sebelumnya, Atap venue cabang olahraga menembak PON XXI Aceh-Sumut di Mata Ie, Aceh Besar, Aceh, ambruk saat pertandingan sedang berlangsung. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 09.00 WIB, Selasa (17/9/2024).

Saat kejadian, hujan lebat disertai angin kencang terjadi, hingga membuat lapangan menembak banjir. Akibatnya, pertandingan ditunda sementara dan para atlet dikembalikan ke hotel masing-masing.

(mc)

Berita Terkait

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura
Gunung di Aceh TTS: Tebak-Tebakan Seru untuk Uji Pengetahuan Geografi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Kamis, 22 Mei 2025 - 23:44 WIB

 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB