Jakarta, Mercinews.com – Sekretaris Jenderal (Sekjen) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, wafat pada Sabtu (18/4/2026) dini hari. Direktur Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) PWI Pusat, Aat Surya Safaat, bersaksi bahwa almarhum merupakan sosok yang baik.
“Innalillahi wa innailaihi raji’un. Kami sangat berduka atas wafatnya Bapak Zulmansyah Sekedang. Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni segala khilafnya, dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT,” ujar Aat dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (18/4/2026).
Aat mengungkapkan, dirinya memiliki kedekatan dengan almarhum dalam aktivitas sehari-hari di kantor PWI Pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Ia mengatakan, ruangan kerja keduanya bersebelahan sehingga hampir setiap hari bertemu dan berdiskusi.
“Saya hampir setiap hari bertemu dan berdiskusi dengan almarhum. Kami bekerja berdekatan, sehingga banyak berbagi pandangan. Saya bersaksi bahwa almarhum adalah orang baik,” kata wartawan senior yang pernah menjabat Direktur Pemberitaan LKBN ANTARA itu.
Menurut Aat, interaksi yang intens tersebut membuatnya mengenal Zulmansyah sebagai pribadi yang terbuka serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
“Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan atas berpulangnya almarhum,” ucap Kepala Biro LKBN ANTARA New York periode 1993-1998 itu.
Zulmansyah mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 00.05 WIB di Rumah Sakit Budi Kemuliaan, Jakarta, setelah mengalami serangan jantung.
Sebelum meninggal dunia, Zulmansyah diketahui sempat menghadiri kegiatan Deklarasi Peluncuran Serikat Wartawan Senior Indonesia (SWSI) pada Jumat (17/4/2026) malam di Kampus LSPR, Jakarta.
Usai kegiatan tersebut, ia bersama sejumlah pengurus PWI melanjutkan agenda makan malam di kawasan Jalan Jaksa, Jakarta Pusat. Namun, sekitar pukul 21.00 WIB, kondisi kesehatannya dilaporkan menurun dengan keluhan sesak di dada.
Almarhum kemudian dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.
Berdasarkan keterangan dokter, ia mengalami serangan jantung yang berkaitan dengan riwayat penyakit yang dimilikinya.(red)






