Jakarta, Mercinews.com – Media digital Owrite memasuki tahun kedua perjalanannya dengan membawa optimisme untuk memperkuat peran pers di tengah perubahan lanskap media dan perkembangan teknologi digital yang berlangsung cepat.
Owrite.id pertama kali menerbitkan berita pada 6 Oktober 2025. Dalam satu tahun pertama, media yang dipimpin Pemimpin Redaksi Sayid Iskandarsyah itu mengembangkan pemberitaan dengan perhatian pada isu politik, hukum dan sosial, sekaligus menyasar pembaca dari kalangan generasi muda, mahasiswa dan masyarakat umum.
“Seiring waktu berjalan, perjalanan kita dipenuhi dengan tantangan dan pencapaian-pencapaian yang baik,” ujar Sayid di kantor Owrite.id di Gedung Navi Group, Jalan Iskandar Muda, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Sayid, owrite.id telah melalui proses verifikasi Dewan Pers, baik secara administratif maupun faktual. Dalam perkembangannya, kantor redaksi juga berpindah dari kawasan Jalan Panjang, Jakarta Barat, ke Jakarta Selatan.
Perjalanan tersebut, kata dia, tidak terlepas dari upaya membangun media yang memiliki kredibilitas sekaligus mampu beradaptasi dengan perubahan perilaku pembaca.
“Berawal dari niat yang kuat untuk menghadirkan media dan platform yang terpercaya, bermakna, dan berdampak, perjalanan ini tentu tidak selalu mulus,” kata Sayid.
Ia mengatakan, proses membangun media tidak hanya berkaitan dengan kecepatan dalam menyajikan informasi. Konsistensi menjaga kualitas jurnalistik, menerima kritik, serta beradaptasi dengan perkembangan teknologi menjadi tantangan yang harus dihadapi secara berkelanjutan.
Menghadapi Perubahan
Memasuki tahun kedua, owrite.id menghadapi tantangan industri media yang semakin kompleks. Perubahan pola konsumsi informasi, perkembangan teknologi digital, dan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi yang cepat sekaligus dapat dipercaya menuntut media untuk terus berbenah.
“Tahun 2026 tidak mudah. Kita sedang menavigasi berbagai tantangan yang kompleks. Tetapi di tengah tantangan inilah kita harus tetap optimistis dan menjadikan owrite.id sebagai bagian dari perkembangan pers modern di Indonesia,” ujar Sayid.
Menurut dia, tantangan tersebut justru menjadi kesempatan bagi owrite.id untuk memperbaiki berbagai aspek, mulai dari alur kerja redaksi hingga penyajian konten.
Media, lanjut Sayid, perlu memahami kebutuhan pembaca tanpa mengabaikan prinsip kualitas dan integritas jurnalistik.
“Kita berusaha memahami apa yang benar-benar dibutuhkan pembaca dan mitra kerja. Pada saat yang sama, kita terus berinovasi dan menyempurnakan alur kerja, layanan, serta konten agar tetap relevan di tengah perubahan digital yang berlangsung cepat,” ujar Sayid yang tengah menempuh program doktor hukum di Universitas Borobudur.
Ia menegaskan, kualitas dan integritas merupakan prinsip yang tidak dapat ditawar dalam pengembangan owrite.id.
Memperkuat Kolaborasi
Dalam perjalanan tahun pertamanya, owrite.id juga melibatkan kreator, kontributor, komunitas dan mahasiswa dalam pengembangan konten. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperluas perspektif sekaligus mendekatkan media dengan pembacanya.
Sayid mengapresiasi jajaran redaksi yang menurut dia telah memberikan dedikasi dalam membangun fondasi media tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran redaksi atas dedikasi, waktu, dan energi yang dicurahkan sehingga terus memperkuat pilar utama berdirinya media owrite.id,” ucapnya.
Apresiasi juga disampaikan kepada para kreator dan kontributor yang turut memperkaya konten melalui tulisan dan gagasan. Pembaca, komunitas, dan mahasiswa juga dinilai memiliki peran dalam memberikan masukan bagi perkembangan media.
Memasuki tahun kedua, owrite.id berencana memperkuat penyajian berita aktual sekaligus memperluas kerja sama dengan berbagai pihak. Pengembangan konten dan adaptasi terhadap perubahan teknologi menjadi bagian dari agenda ke depan.
Bagi owrite.id, satu tahun pertama merupakan tahap awal untuk membangun fondasi. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan kepercayaan pembaca sekaligus memastikan media tetap relevan di tengah perubahan industri pers.
“Perjalanan kita masih sangat panjang. Satu tahun ini baru langkah awal. Ke depan, fokus kami adalah memperkuat penyajian berita yang aktual, memperluas kolaborasi, dan memberikan dampak yang lebih nyata bagi pembaca,” ujar Sayid.(red)






