Majelis Hakim MK tolak dalil AMIN soal Presiden Jokowi “cawe-cawe” di Pilpres 2024

- Jurnalis

Senin, 22 April 2024 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tolak dalil Anies-Muhaimin dalam permohonan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024 yang menyatakan bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan ikut campur (cawe-cawe) dalam Pilpres 2024.

“Bahwa berdasarkan pertimbangan hukum, Mahkamah menilai dalil Pemohon tidak beralasan menurut hukum,” kata Hakim MK Daniel Yusmic P. Foekh dalam sidang pembacaan putusan perkara PHPU Pilpres 2024 di Gedung I MK RI, Jakarta, Senin (22/4/2024)

Daniel menjelaskan, Anies-Muhaimin selaku Pemohon mendalilkan terkait pernyataan Presiden Joko Widodo yang akan cawe-cawe dalam Pemilu 2024 ketika bertemu pemimpin redaksi sejumlah media serta content creator, seperti Akbar Faisal, Helmy Yahya, dan Arie Putra di Istana Negara Jakarta pada Senin, 29 Mei 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk membuktikan dalil tersebut, kata Daniel, Pemohon mengajukan sejumlah alat bukti. Setelah dicermati, MK menilai dalil tersebut tidak diuraikan lebih lanjut oleh Pemohon terkait seperti apa makna dan dampak cawe-cawe yang dimaksud serta apa bukti tindakan tersebut.

Baca Juga:  Megawati Resmi Umumkan Ganjar Pranowo Sebagai Capres dari PDIP

Daniel mengatakan, berbagai alat bukti yang diajukan Pemohon memang menunjukkan kegiatan dan pernyataan Presiden yang berkehendak untuk cawe-cawe dalam Pilpres 2024. Namun, menurut MK, bukti tersebut tidak cukup kuat untuk membuktikan dalil Pemohon.

“Menurut Mahkamah, tanpa bukti kuat dalam persidangan, tidak dapat begitu saja ditafsirkan sebagai kehendak untuk ikut campur dalam penyelenggaraan Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2024 dengan menggunakan cara-cara di luar hukum dan di luar konstitusi,” kata Daniel.

Daniel juga menyebut bahwa MK tidak mendapatkan bukti adanya korelasi antara bentuk cawe-cawe dengan potensi perolehan suara salah satu pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024.

Atas pertimbangan-pertimbangan tersebut, MK pun menilai dalil Pemohon tidak beralasan hukum.

Baca Juga:  Din Syamsudin Ambruk Usai Orasi di Patung Kuda Aksi Sidang Putusan Pilpres di MK

Diketahui, MK membacakan putusan perkara PHPU Pilpres 2024 pada hari Senin, 22 April 2024. Ketua MK Suhartoyo mengetuk palu pada pukul 08.59 WIB sebagai penanda dimulainya sidang sengketa pilpres tersebut.

Adapun gugatan yang diajukan oleh Anies-Muhaimin teregistrasi dengan Nomor Perkara 1/PHPU.PRES-XXII/2024, sementara gugatan Ganjar-Mahfud teregistrasi dengan Nomor Perkara 2/PHPU.PRES-XXII/2024.

Dalam permohonannya, pasangan Anies-Muhaimin maupun Ganjar-Mahfud pada intinya meminta MK membatalkan Keputusan KPU Nomor 360 Tahun 2024 tentang penetapan hasil pemilihan umum presiden dan wakil presiden tahun 2024.

Mereka juga memohon MK mendiskualifikasi pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka sebagai peserta Pilpres 2024. Kemudian, meminta MK memerintahkan kepada KPU melakukan pemungutan suara ulang Pilpres 2024 tanpa mengikutsertakan Prabowo-Gibran. []

Antara

Berita Terkait

Nasdem Cari Cagub 2024 yang paham Keistimewaan Aceh
Ganjar Jadi Oposisi Prabowo-Gibran, Bagaimana dengan PDIP?
Ganjar Ucapkan Selamat Ultah Ke Anies, Anies Balas Pakai Bahasa Walikan Jogja
FPA Demo di Jakarta, Minta Mendagri Copot Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah
Ini Survei Pilgub Jakarta 2024: RK 30,5%, Anies 29,0%, Heru Budi 7,0%
Wapres Terpilih Gibran soal Orang Toxic: Spesifiknya Siapa? Tanyakan Pak Luhut Saja
Pasi Intel Mewakili Dandim 0101/KBA Hadiri Launching Pilkada Kota Banda Aceh Tahun 2024
Cak Imin saat Bicara Krisis Fiskal: Untung AMIN Tak Menang Pilpres, Tak Stres
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Mei 2024 - 16:32 WIB

Nasdem Cari Cagub 2024 yang paham Keistimewaan Aceh

Selasa, 7 Mei 2024 - 21:48 WIB

Ganjar Jadi Oposisi Prabowo-Gibran, Bagaimana dengan PDIP?

Selasa, 7 Mei 2024 - 17:23 WIB

Ganjar Ucapkan Selamat Ultah Ke Anies, Anies Balas Pakai Bahasa Walikan Jogja

Selasa, 7 Mei 2024 - 17:00 WIB

FPA Demo di Jakarta, Minta Mendagri Copot Pj Gubernur Aceh Bustami Hamzah

Selasa, 7 Mei 2024 - 12:38 WIB

Ini Survei Pilgub Jakarta 2024: RK 30,5%, Anies 29,0%, Heru Budi 7,0%

Senin, 6 Mei 2024 - 14:58 WIB

Wapres Terpilih Gibran soal Orang Toxic: Spesifiknya Siapa? Tanyakan Pak Luhut Saja

Minggu, 5 Mei 2024 - 19:22 WIB

Pasi Intel Mewakili Dandim 0101/KBA Hadiri Launching Pilkada Kota Banda Aceh Tahun 2024

Minggu, 5 Mei 2024 - 19:12 WIB

Cak Imin saat Bicara Krisis Fiskal: Untung AMIN Tak Menang Pilpres, Tak Stres

Berita Terbaru