BANDUNG, MERCINEWS.COM – Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Husein Sastranegara menggandeng sejumlah komunitas motor dan otomotif di Kota Bandung untuk menggalang donasi bagi korban bencana alam di Aceh serta sejumlah wilayah di Sumatera. Kegiatan penggalangan donasi tersebut dijadwalkan berlangsung di Lanud Husein Sastranegara, Sabtu (20/12/2025) mendatang.
Komandan Lanud Husein Sastranegara Marsma TNI M.D. Irman Fathurahman mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sosial serta komitmen TNI Angkatan Udara untuk hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu korban bencana alam.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memperkuat solidaritas dan semangat gotong royong dalam meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana,” kata Irman saat konferensi pers di VIP Room Sompil Basuki, Lanud Husein Sastranegara, Senin (15/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain penggalangan donasi, kegiatan tersebut juga akan diramaikan dengan sejumlah agenda pendukung, antara lain hiburan musik dan atraksi motor besar. Seluruh bantuan yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada para korban bencana melalui Lanud Husein Sastranegara.
Kepedulian Nyata

Ketua pelaksana kegiatan, Yovie Megananda Santosa, mengatakan kolaborasi ini merupakan wujud kepedulian nyata komunitas otomotif terhadap masyarakat yang tengah tertimpa musibah.
“Bencana yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat merupakan duka kita bersama. Kami berharap donasi yang terkumpul dapat membantu meringankan beban para korban,” ujar Yovie yang akrab disapa Bang YMS.
Penggalangan donasi bertajuk “SATMORI Big Bike Bandung Charity Day with Danlanud Husein Sastranegara” ini melibatkan sejumlah komunitas motor besar, di antaranya Road Glide Owner Group (RGOG), Harley-Davidson Club Indonesia (HDCI) Bandung, Harley Club Bandoeng (HCB), Cosanostra MC, Biker Brotherhood MC (BBMC), Soaring Eagle, serta Bikers Advocate.
Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi antara TNI AU dan berbagai elemen masyarakat dalam aksi kemanusiaan guna membantu warga yang terdampak bencana alam.(red)






