Argentina mengajukan protes resmi ke FIFA atas pertandingan melawan Maroko

Jumat, 26 Juli 2024 - 00:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang penggemar dari Maroko menunjukkan jari tengah ke Timnas  Argentina, Kericuhan terjadi saat penggemar masuk ke lapangan pada laga sepak bola putra Olimpiade Paris 2024 antara Argentina dan Maroko di Stade Geoffroy-Guichard, Rabu (25/7/2024)

Seorang penggemar dari Maroko menunjukkan jari tengah ke Timnas Argentina, Kericuhan terjadi saat penggemar masuk ke lapangan pada laga sepak bola putra Olimpiade Paris 2024 antara Argentina dan Maroko di Stade Geoffroy-Guichard, Rabu (25/7/2024)

Paris, Mercinews.com – Kericuhan terjadi pada laga pembuka sepak bola putra Olimpiade Paris 2024 antara Argentina dan Maroko, Rabu (24/7/2024) malam.

Federasi sepak bola Argentina (AFA) telah mengajukan protes secara resmi kepada FIFA terkait kejadian yang menimpa timnya di pesta olahraga terbesar dunia itu.

Bertanding di Stade Geoffroy-Guichard, Maroko telah unggul 2-0 melawan Argentina, lalu dibalas gol oleh Argentina untuk mengejar ketertinggalan. Di akhir babak kedua, Cristian Medina membuat gol penyeimbang menjadi 2-2 pada menit ke-16 dari waktu tambahan 15 menit.

Gol Medina ini disambut kericuhan oleh para penonton dan penggemar dari Maroko. Pemain Argentina yang sedang merayakan golnya dilempari dengan cangkir dan botol dan sebuah flare jauh di dekat pemain dan staf pelatih.

Penggemar Maroko juga berlari ke lapangan, tetapi berhasil diusir oleh petugas keamanan. Polisi segera berpindah ke sisi lapangan dan para pemain ditarik ke luar lapangan oleh wasit.

Baca Juga:  Presiden Prabowo posting buka puasa bersama Titiek Soeharto dan Didit

Pertandingan baru dilanjutkan setelah dua jam dihentikan. Menariknya, comeback dramatis Argentina buyar usai VAR memutuskan Cristian Medina dalam posisi offside saat proses terjadinya gol.

Gol menit akhir Albiceleste dianulir hampir dua jam setelah dicetak. Argentina pun kalah 1-2 atas Maroko di laga perdananya.

Menurut laporan TyC Sports, Kamis (25/7/2024) AFA telah mengajukan protes secara formal kepada komisi disiplin FIFA. Keluhan tersebut fokus pada penanganan pertandingan dan invasi lapangan, yang menyebabkan penundaan berkepanjangan serta kebingungan.

Baca Juga:  Billy Syahputra Umumkan Kelahiran Anak Pertama, netizen kapan Nikah?

Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak FIFA terkait protes yang diajukan oleh pihak Timnas Argentina. FIFA akan meninjau lebih lanjut dari berbagai sisi sebelum mengambil keputusan terkait kericuhan yang terjadi pada pertandingan ini.

Menyusul kekalahan mengejutkan ini, Argentina harus bangkit di laga-laga selanjutnya untuk menjaga asa Medali Emas Olimpiade. Mereka akan menghadapi Irak pada 27 Juli sebelum berjumpa Ukraina di laga terakhir Grup B tiga hari kemudian.

(mci)

Berita Terkait

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura
Gunung di Aceh TTS: Tebak-Tebakan Seru untuk Uji Pengetahuan Geografi

Berita Terkait

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Kamis, 22 Mei 2025 - 23:44 WIB

 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026

Berita Terbaru

Prof. Yolanda Masnita Siagian (Foto: Dok. Pribadi)

Opini

Rebahan yang Ditakuti Negara

Sabtu, 18 Jul 2026 - 12:26 WIB