Aceh

Walikota Diminta Pertimbangkan Pengajuan Penerapan PSBB di Banda Aceh

Banda Aceh, Mercinews.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Sabri Badruddin meminta kepada Wali Kota, Aminullah Usman untuk mengajukan pertimbangan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Menurutnya alasan untuk mengajukan PSBB karena Kota Banda Aceh merupakan pintu gerbang masuknya pendatang ke Aceh dan itu terpantau dari orang-orang masuk melalui Bandara Sultan Iskandar Muda, dan maupun via darat.

Selain itu, ia meminta kepada Pemerintah Kota Banda Aceh harus berani mengambil sikap dan kebijakan yang tegas dalam rangka mencegah penyebaran covid 19 ini lebih luas di Banda Aceh.

“Tapi saya pikir lebih bagus kita mencegah perkembangan virus ini dari awal, tentu lebih cepat lebih baik, sebelum membludaknya warga kita yang terpapar Covid-19, dan akan membuat kewalahan tenaga medis, apalagi dengan kondisi fasilitas kesehatan yang terbatas,” kata Sabri Badruddin kepada Ajnn, Sabtu (11/4).

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Sabri Badruddin. Foto: For AJNN

“Jangan tunggu lama kalau menurut saya, penting sekali untuk dipertimbangkan agar bisa diajukan ke provinsi, agar kemudian provinsi mengajukan ke pusat,” tambahnya lagi.

Baca juga:  Mahasiswa Afrika Masuk Islam di Banda Aceh

Ia mengatakan tentu kebijakan penerapan PSBB itu akan menimbulkan berbagai konsekuensi di tengah masyarakat, dan semua konsekuensi itu harus dipikirkan dan menjadi tanggung jawab bersama pemerintah diberbagai level, baik itu pemerintah pusat, provinsi, kota dan bahkan pemerintah desa.

Baca juga:  Jumlah Positif Covid-19 di Indonesia Hingga Hari ini Total 2.273 Orang

“Penerapan PSBB akan berdampak bagi masyarakat miskin, bahkan yang belum miskin akan menjadi miskin dengan kondisi saat ini, dan semua itu harus ditanggung bersama-sama oleh pemerintahan diberbagai level tersebut,” ujarnya.

“Konsekuensi penerapan PSBB harus segera disiapkan oleh pemko, atau bisa mencontoh Jakarta,” tambah Sabri.

Menurutnya kebijakan PSBB ini akan berdampak terganggunnya ekonomi di Banda Aceh, tapi kalau kebijakan ini terlambat, maka diprediksi kondisi ekonomi akan lebih parah, karena ujung-ujungnya harus mengambil sikap itu.

“Pemerintah kota tidak usah takut dengan berbagai kritikan yang muncul, karena kebijakan yang ambil untuk kebaikan dan keselamatan warga,” kata politisi Golkar itu.

 

[m/news]

 

Comments