Aceh

Tolak UU Sertifikasi Nikah, seorang mahasiswa di Meulaboh gelar aksi tunggal

Seorang mahasiswa menggelar aksi tunggal menolak sertifikat layak nikah di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kabupaten Aceh Barat di Meulaboh, Jumat (22/11/2019) petang. ANTARA/HO-Aspri

Meulaboh, Mercinews.com – Seorang mahasiswa di Meulaboh, Ibu Kota Kabupaten Aceh Barat melakukan aksi tunggal sambil menutup mulut dan matanya menggunakan kacamata untuk menolak aturan baru dari pemerintah, yang mewajibkan pasangan yang hendak menikah memiliki sertifikat layak nikah.

Tidak hanya itu, dalam aksi yang dilakukan seorang diri di atas pagar Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Kabupaten Aceh Barat tersebut, ia juga turut mengusung sejumlah tulisan yang mengkritik kebijakan pemerintah dan berharap pemerintah memberikan kesejahteraan bagi rakyat.

Baca juga:  Demo mahasiswa di Gedung DPRK Aceh Barat Rusuh, Polisi Bubarkan Pakai Gas Air Mata

“Aksi yang saya lakukan ini bertujuan untuk menyampaikan kepada pemerintah bahwa ada hal yang lebih penting daripada sertifikat nikah,” kata mahasiswa yang mengaku bernama Mahar kepada Wartawan, Jumat petang di Meulaboh.

Menurutnya, pemberlakuan aturan sertifikat layak nikah untuk pasangan yang akan berumah tangga dinilai tidak tepat menurutnya bertolak belakang dengan ajaran agama Islam.

Karena, kata dia, siap tidaknya seseorang memutuskan untuk menikah, maka hal tersebut adalah keputusan setiap individu dan bukan ditentukan oleh negara.

Ia juga menyorot persoalan wacana tentang isu jabatan presiden dan wakil presiden akan dijabat selama tiga periode, meski pemilihan dilakukan melalui mekanisme pemilihan umum (Pemilu).

Baca juga:  Ustadz Abdul Somad akan Menikah Lagi, Calon Istrinya Lulusan Ponpes

“Pemerintah seharusnya saat ini harus lebih fokus terhadap pembangunan ekonomi rakyat,” katanya menambahkan.

Ia berharap pemerintah lebih mementingkan hak dan kebutuhan rakyat dan tidak mengutamakan masa jabatan dan privasi warga negara yang hendak berumah tangga.[m/]

Pewarta : Teuku Dedi Iskandar
Uploader : Salahuddin Wahid

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *