Hukum

Tes Urine Mendadak, Dua Pekerja Waduk Krueng Keureuto Positif Narkoba

Tes urine terhadap pekerja di Waduk Krueng Keureuto. Foto: Ist

ACEH UTARA – Personel Polres Aceh Utara melaksanakan tes urine terhadap 150 pekerja di proyek pembangunan Waduk Krueng Keureuto, Kecamatan Paya Bakong, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (22/3) pagi.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Ian Rizkian Miliardin mengatakan tes urine tersebut dilakukan secara mendadak atas permintaan PT Brantas Abipraya. Hasilnya, dua pekerja dinyatakan positif menggunakan narkoba.

 

“Ini bukan inisiatif kami, tapi pihak perusahaan proyek waduk tersebut lah yang meminta kami melakukan tes urine secara mendadak di lokasi proyek,” kata Kapolres.

Baca juga:  Polres Aceh Besar Ringkus Sindikat Pengedar Narkoba Bersenjata Api

Dirinya menyebutkan, tujuan pihak perusahaan melakukan tes urine secara dadakan untuk meminimalisir agar para pekerja di perusahaan tersebut benar-benar bebas dari bahaya narkoba.

“Tes urine oleh pihak perusahaan untuk memastikan agar para pekerja benar-benar terbebas dari narkoba. Sehingga pekerja fokus dan tidak menghambat proses pelaksanaan pembangunan waduk,” ujarnya.

Baca juga:  Hakim Vonis Penyeludup 50 Kg Sabu di Lhokseumawe, Satu Hukuman Mati, 3 Seumur Hidup

Disebutkan, hasil tes urine yang dilakukan tim itu terdapat dua pekerja dinyatakan positif narkotika. Namun demikian, dua pekerja itu dikembalikan ke pihak perusahaan karena tidak ada barang bukti yang ditemukan.

“Kedua pekerja tersebut kami kembalikan kepada pihak perusahaan yang bersangkutan. Biar mereka yang mengambil tindakan serta sangsi bagi keduanya,” imbuh Ian.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *