Terkait Mutilasi model Abby Choi, Seorang Wanita Ditangkap di China

Kamis, 9 Maret 2023 - 22:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hong Kong, Mercinews.com – Seorang wanita ditangkap terkait kasus pembunuhan dan mutilasi model Hong Kong Abby Choi, yang potongan tubuhnya ditemukan di dalam panci berisi sup.

Wanita berusia 29 tahun ini menjadi tersangka ketujuh yang ditangkap terkait kasus mutilasi Choi sejauh ini.

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (8/3/2023), Kepolisian Hong Kong mengumumkan bahwa seorang wanita berusia 29 tahun, yang identitasnya tidak diungkap ke publik, telah ditangkap di wilayah daratan utama China.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Disebutkan kepolisian bahwa tersangka wanita ini diduga membantu seorang tersangka lainnya dan kemudian melarikan diri ke wilayah China.

Tidak dijelaskan lebih lanjut soal bantuan seperti apa yang diberikan oleh tersangka wanita ini.

Usai ditangkap di China, wanita itu diserahkan kepada otoritas Hong Kong di Pelabuhan Teluk Shenzhen pada Selasa (7/3) waktu setempat.

Baca Juga:  Cantiknya Aura Kasih, Dijuluki Mama-mama Tercantik di RI

Tindak pembunuhan keji terhadap Choi (28) yang juga dikenal sebagai sosialita dan memiliki lebih dari 100.000 follower Instagram ini menggegerkan publik Hong Kong dan China daratan, mengingat kota semi-otonomi itu memiliki tingkat kejahatan yang sangat rendah.

Potongan tubuh Choi ditemukan di dalam sebuah rumah di area pinggiran Hong Kong, dekat perbatasan China bulan lalu.

Potongan-potongan tubuh Choi ditemukan di dalam lemari es dan bagian tengkorak juga beberapa tulang rusuknya ditemukan di dalam panci besar berisi sup yang ada di rumah itu.

Laporan terbaru South China Morning Post yang mengutip sumber yang memahami penyelidikan kasus ini bahkan menyatakan hasil tes DNA telah mengonfirmasi bahwa temuan tengkorak dan dua potongan kaki di rumah kontrakan itu memang teridentifikasi sebagai Choi.

Baca Juga:  Peristiwa yang terjadi di Sudan mengkhawatirkan Moskow

Selain wanita 29 tahun yang baru ditangkap, enam tersangka lainnya terdiri atas mantan suami Choi bernama Alex Kwong, mantan ayah mertuanya, Kwong Kau, mantan ibu mertuanya, Jenny Li, mantan kakak iparnya Anthony Kwong, seorang wanita bermarga Ng dan seorang pria bermarga Lam.

Pekan lalu, tiga tersangka di antaranya, yakni mantan suami, mantan ayah mertua dan mantan kakak ipar Choi, telah didakwa atas pembunuhan.

Sementara mantan ibu mertua Choi didakwa menyesatkan peradilan. Keempatnya kini ditahan tanpa jaminan dan akan kembali disidang pada 8 Mei mendatang.

Dua tersangka lainnya — Ng dan Lam — diduga membantu tersangka lainnya dalam kasus ini.

Ng ditangkap atas dugaan membantu menyewa apartemen yang menjadi lokasi potongan tubuh Choi ditemukan. Dia dibebaskan dengan jaminan pada 28 Februari, namun diperintahkan wajib lapor ke polisi hingga akhir Maret.

Baca Juga:  Menhan Rusia: delapan rudal ATACMS Amerika ditembak jatuh di atas Laut Azov

Sedangkan Lam yang berusia 41 tahun diduga membantu mantan suami Choi untuk kabur dari Hong Kong via jalur air.

Kepolisian menyebut Lam, yang berprofesi sebagai pegawai perusahaan penyewaan kapal atau yacht, mendapat bayaran HK$ 100.000 (Rp 195 juta) jika berhasil membantu mantan suami Choi kabur.

Kepolisian Hong Kong dalam pernyataannya sempat mengakui bahwa penyelidikan kasus mutilasi Choi diwarnai kesulitan dan hambatan karena para tersangka tidak kooperatif.

Dalang utama di balik pembunuhan Choi diyakini adalah mantan ayah mertuanya, Kwong Kau (65), yang merupakan mantan polisi.

Kepolisian juga telah membeberkan bahwa perselisihan soal properti mewah antara Choi dan mantan ayah mertuanya menjadi dugaan motif utama di balik pembunuhan ini.

(m/c)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru