Hukum

Terjaring Razia di Medan, Anggota Polda Aceh Positif Narkoba

Oknum polisi Polda Aceh (Baju putih) saat diamankan dalam Razia gabungan Polrestabes Medan. Foto: untuk AJNN.

MEDAN, Mercinews.com – Oknum polisi yang berdinas di Kepolisian Daerah (Polda) Aceh berinisial SM diamankan Propam Polrestabes Medan dalam sebuah razia gabungan, Rabu 10 Maret 2021 sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah tempat hiburan malam.

SM diamankan bersama dengan enam orang temannya masyarakat sipil, masing-masing berinisial F (29) laki-laki, asal Meuraksa, Banda Aceh, RY (26) perempuan asal Medan Sunggal, VWM (29), perempuan, asal Medan Tembung, FZ (33) perempuan asal Banda Aceh, VS alias C (21) perempuan asal Peusangan Bireuen dan R (33) asal Banda Aceh.

Usai diamankan, SM dan ke-enam orang temannya kemudian dibawa ke Satnarkoba Polrestabes Medan guna dilakukan pemeriksaan proses lebih lanjut. Berdasarkan hasil keterangan dari Penyidik Sat Narkoba Polrestabes Medan bahwa hasil pemeriksaan awal urine terhadap SM menggunakan obat terlarang Amphetamine (Ekstasi).

Informasi yang diperoleh AJNN, sejumlah barang bukti telah diamankan pihak tim gabungan yaitu satu paket keytamin bubuk dengan berat bruto 1,78 gram, satu botol keytamin cair dengan berat bruto 19,31 gram satu buah piring dan enam buah HP android.

Baca juga:  Warga ramai-ramai hadiri pemakaman pelaku bom bunuh diri di Medan

“Berdasarkan keterangan dari mereka kepada tim gabungan, tersebut keytamin tersebut diperoleh dengan cara dipesan melalui Waitres tempat hiburan malam tersebut dengan harga Rp 1,3 juta,” sebut Kompol Zonni Aroma yang merupakan Kasi Propam Polrestabes Medan, Kompol Zonni Aroma, Sabtu (13/3).

Saat ini, menurut Zonni, SM dan enam orang lainnya masih menjalani pemeriksaan oleh Sat Narkoba Polrestabes Medan. Pihak Satnarkoba juga telah mengirim barang bukti berupa urine dan keytamin ke Laboratorium Forensik Polda Sumut guna dilakukan pemeriksaan

Pihak Satnarkoba juga masih menunggu hasil pemeriksaan dari Laboratorium Forensik Polda Sumut dan selanjutnya akan dilakukan Gelar Perkara di Satnarkoba Polrestabes Medan.

Sementara itu, pihak Kepolisian Daerah(Polda) Aceh membenarkan bahwa ada personil Polda Aceh yang diamankan oleh Satnarkoba Polrestabes Medan.

Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Winardy mengatakan bahwa Propam Polda Aceh sudah melakukan koordinasi dengan pihak Polrestabes Medan dan memang benar satu personil Polda Aceh diamankan hasil razia gabungan Polda Sumut di tempat hiburan, dan hasil cek urine positif menggunakan narkoba.

“Benar, tapi yang pasti, bahwa komitmen Kapolda Aceh sudah jelas dan tegas terhadap personil yang terlibat narkoba akan disanksi pidana dan dipecat,” ujar Winardy kepada AJNN, Sabtu (13/3/2021) melalui sambungan telepon.

Baca juga:  Oknum Polisi di Medan Ludahi Pengemudi Mobil plat BL dan Lakukan Pungli

Winardy mengungkapkan bahwa untuk proses pidana akan dilakukan oleh Satreskoba Poltabes Medan, dan proses kode etik profesi akan dilakukan oleh Propam Polda Aceh berkoordinasi dengan Propam Polda Sumut.

Polda Aceh, menurut Winardy, sudah melakukan warning kepada seluruh personil Polda Aceh dan tetap melakukan pembersihan dari oknum-oknum polisi yang terlibat jaringan narkoba atau pengguna narkoba melalui cara cek urine mendadak dan acak.

“Kita juga melakukan operasi gabungan untuk menangkap oknum-oknum polisi tersebut,” pungkasnya.

[]

 

Sumber: Ajnn

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *