Daerah

Tangkap ‘Raja-Ratu’ Keraton Agung Sejagat di Purworejo, Polisi Periksa 10 Saksi

Raja dan Ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo Jawa Tengah, ditangkap polisi karena diduga menebar kebohongan. Mereka langsung dibawa ke Mapolda Jawa Tengah untuk pemeriksaan lebih lanjut. Foto iNews TV/Taufik B

Purworejo, Mercinews.com – Polisi telah memeriksa 10 orang saksi terkait penangkapan Toto Santoso (42) dan Fanni Aminadia (41), suami istri yang mengaku sebagai raja dan ratu Keraton Agung Sejagat di Purworejo. Berikut penjelasan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana Sutisna.

“(Telah diperiksa) 10 orang saksi,” kata Iskandar kepada detikcom, Selasa (14/1/2020).

Para saksi tersebut merupakan warga sekitar lokasi bangunan Keraton Agung Sejagat yang didirikan oleh Toto dan Fanni. Berada di Desa Pogung Jurutengah, RT 03/RW 01, Kecamatan Bayan, Purworejo.

Baca juga:  Ini Kata Kodam Jaya soal Viral Video Prajurit TNI Bertakbir Sambut HRS

“Saksi warga Desa Pogung (Jurutengah), Purworejo,” jelas Iskandar.

Hasil pemeriksaan sementara, warga setempat merasa resah dengan keberadaan dan aktivitas dari Keraton Agung Sejagat tersebut. “Warga merasa resah karena kegiatan pelaku,” ujarnya.

Toto dan Fanni ditangkap di Purworejo pukul 18.00 WIB tadi. Keduanya kini dibawa petugas Ditreskrimum ke Mapolda Jateng untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Diberitakan sebelumnya, geger kemunculan kerajaan baru di Purworejo, Jawa Tengah. Kerajaan tersebut menamakan diri Keraton Agung Sejagat, terletak di Desa Pogung Jurutengah, RT 03/RW 01, Kecamatan Bayan.

Baca juga:  Murid di Sragen Bentangkan Bendera Identik HTI, Pihak Sekolah Buka Suara

Pemkab Purworejo langsung bersikap dengan menggelar rakor pembahasan Keraton Agung Sejagat, siang tadi. Hasilnya, Pemkab akan menutup Keraton Agung Sejagat.

Asisten 3 Bidang Administrasi dan Kesra Setda Purworejo, Pram Prasetyo Achmad, menegaskan keberadaan keraton itu menimbulkan keresahan dan kerawanan. Selain itu, bangunan keraton juga disebut tidak memiliki izin. [m/]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *