Nasional

Syekh Ali Jaber Ditusuk Saat Ceramah di Lampung, Pelakunya Alami Gangguan Jiwa?

Jatuh Sakit, Syekh Ali Jaber Dirawat di RS Al-Anshar Madinah

Lampung, Mercinews.com -Syekh Ali Jaber menjadi korba penusukan saat mengisi acara pengajian Bandar Lampung, Minggu (13/9/2020).  Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB di Masjid Falahudin di Jalan Tamin, Kelurahan Suka Jawa.

Akibat kejadian itu, Syekh Ali Jaber mengalami luka luka di bagian lengan tangan sebelah kanan. Syekh Ali sempat dilarikan ke Puskesmas Gedong Air untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Pelakunya diketahui bernama Alfin Andria bin M Rudi. Pemuda berusia 24 tahun itu ditangkap beberapa saat setelah kejadian penusukan itu.

Pelaku penusukan terhadap Syekh Ali Jaber. (Foto: Istimewa)

Sementara, menurut salah satu jamaah kajian tersebut, Andika, mengaku tidak mengenal pelaku. “Nggak kenal, nggak tahu namanya juga, katanya namanya Alpin,” ucapnya.

Baca juga:  Pekerja Bengkel Las di Kutablang Bireuen Ditusuk Pencuri Hingga Meninggal Dunia

Informasi yang beredar, pelaku disebut-sebut mengalami gangguan jiwa sejak 4 tahun yang lalu. Penyebabnya karena ditinggal ibunya merantau ke luar negeri menjadi tenaga kerja di Hongkong.

Soal informasi itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad belum bisa memastikan. “Pelaku penusukan telah diamankan di Polsek bersama barang bukti pisau dapur. Soal kabar pelaku mengalami gangguan jiwa masih kita dalami,” kata Zahwani sebagaimana dilansir dari Sindonews

Baca juga:  Ibu di Penjaringan Jakarta Utara Tewas Ditusuk, Anaknya Luka Berat

Sementara itu, dalam wawancara di TV One, Syekh Ali Jaber mengatakan pelaku terlihat masih muda dan berbadan kurus. “Saya lihat masih anak muda, mungkin sekitar 20 tahun,” ujarnya.

Syekh Ali Jaber melanjutkan, dirinya tidak mengetahui apakah pelaku beraksi seorang diri atau ada orang lain yang mungkin melarikan diri setelah penusukan. Pascapenusukan, pelaku nyaris dihakimin oleh jamaah yang ikut dalam kajian tersebut, namun berhasil dicegah oleh Syekh Ali Jaber.

“Saya kasihan lihat jamaah memukuli dia, saya bilang jangan dipukuli, serahkan saja ke polisi. Kemudian, pelaku diamankan ke ruang masjid,” ujarnya. []

Comments