Pendidikan

Siswa Mulai Belajar di Sekolah Darurat Buatan UAR dan MER-C di Lombok

Sekolah Darurat yang dibuat oleh Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) bersama Medical Emergency Rescue Committee (Mer-c) (Foto: Hadits/MINA)

Lombok, Mercinews.comSiswa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 3 Kayangan, Lombok Utara sudah mulai proses belajar mengajar di sekolah darurat.

Pantauan wartawan MINA, ke sekolah darurat di lapangan sekolah, Dusun Boyotan Baru, Desa Gumantar, Kecamatan Kayangan pada Senin (3/9), siswa belajar dengan menggabungkan dua kelas menjadi satu.

Sekolah Darurat yang dibuat oleh Ukhuwah Al-Fatah Rescue (UAR) bersama Medical Emergency Rescue Committee (Mer-c) ini sangat dirasakan manfaatnya bagi siswa.

Baca juga:  Serangan Udara Israel ke Gaza, Suara Ledakan Terdengar Jelas dari Lokasi RSI

Abdul Aziz, Koordinator UAR Posko Gumantar, berharap sekolah darurat ini bisa bermanfaat bagi siswa-siswa korban gempa.

“Atas izin dari Kepala Sekolah kami buat ini, harapannya supaya siswa bisa segera kembali ke sekolah, paling tidak menghilangkan trauma mereka pasca gempa,” katanya.

Sementara Kepala Sekolah SMPN 3 Kayangan, Drs. Ilham menyatakan kesyukurannya atas bantuan UAR dan Mer-C.

“Alhamdulillah sudah 80% siswa hadir belajar perdana ini, semua berkat bantuan Al-Fatah dan relawan dokter (Mer-C),” katanya.

Baca juga:  Mahfud Md soal Tes Swab Habib Rizieq: MER-C Tidak Ada Kewenangan

Ilham juga berharap Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) NTB segera memperhatikan fasilitas pendidikan ini.

“Kami harap Disdikpora segera turun bantu berikan tenda darurat,” ujarnya.

Pasca gempa 7.0 SR, siswa sudah mulai kembali melaksanakan rutinitas belajar seperti biasanya, meskipun menggunakan sekolah darurat menggunakan terpal.(L/B01/B05).

Mi’raj News Agency (MINA)

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *