Serangan Bom Bunuh diri di Kabul Afghanistan, 6 Orang Tewas

Sabtu, 1 April 2023 - 23:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mercinews.com – Otoritas Taliban di Afghanistan mengatakan serangan bom bunuh diri di luar kantor kementerian luar negeri di ibu kota, Kabul, menewaskan sedikitnya enam orang dan mencederai banyak lainnya.

Para saksi mata mengatakan kepada VOA bahwa serangan itu terjadi di dekat sebuah pos pemeriksaan keamanan sewaktu para karyawan kementerian meninggalkan kantor mereka untuk pulang.

Juru bicara polisi Kabul yang ditunjuk Taliban Khalid Zadran mengatakan tiga personel keamanan termasuk di antara yang tewas.

Organisasi bantuan kemanusiaan internasional yang dikelola Italia, EMERGENCY, mengukuhkan bahwa pusat operasi bedahnya yang berada di dekat lokasi itu, menerima 12 korban cedera, termasuk satu orang anak-anak, sementara dua korban lainnya tewas saat tiba di tempat itu.

Belum ada kelompok yang segera mengaku bertanggung jawab atas serangan maut itu, yang pertama di Afghanistan sejak bulan puasa Ramadan dimulai pekan lalu.

Baca Juga:  Jusuf Kalla apresiasi dan dukung program bantuan MER-C di Afghanistan

Afiliasi regional ISIS, yang dikenal sebagai IS-Khorasan atau IS-K, telah mengaku bertanggung jawab atas hampir seluruh pengeboman belakangan ini di Afghanistan.

Serangan bom hari Senin ini terjadi sehari setelah Taliban, musuh IS-K, mengumumkan pasukan keamanan mereka menewaskan antara lain tiga anggota penting kelompok teroris itu, dalam operasi belakangan ini terhadap persembunyian mereka di Balkh, provinsi di bagian utara.

Dinas mata-mata Taliban, yang dikenal sebagai Direktorat Jenderal Intelijen, mengidentifikasi salah seorang militan yang tewas sebagai Mawlawi Zaiuddin. Menurut direktorat itu, ia adalah apa yang disebut sebagai gubernur regional IS-K dan pejabat tertinggi kedua di kelompok itu.

Baca Juga:  Bom Bunuh Diri dipantai Mogadishu Somalia Lebih dari 20 orang tewas

Jika dikukuhkan, ini akan menjadi pukulan signifikan bagi IS-K di Afghanistan Utara. Taliban telah berkomitmen dalam Perjanjian Doha untuk memerangi IS-K. Disingkirkannya para pemimpin ISIS ini mengindikasikan bahwa Taliban menjalankan komitmennya,” cuit Zalmay Khalilzad, mantan utusan khusus AS untuk Afghanistan, Senin (27/3)

(*)

Berita Terkait

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak
Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda
Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un
Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI
Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah
Ledakan di Restoran Moskow Tewaskan Tiga Orang, 21 Lainnya Terluka
Kuwait Aktifkan Pertahanan Udara setelah Iran Klaim Serang Fasilitas Militer AS
ISTAF Imposes Interim Bans on Eight Thai Sepaktakraw Officials Over World Cup Final Incident

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 09:22 WIB

Serangan Houthi ke Arab Saudi Bikin Harga Minyak Dunia Kembali Bergejolak

Minggu, 6 September 2026 - 23:46 WIB

Perluas Jejaring Global, Mathla’ul Anwar Buka Perwakilan di Belanda

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:20 WIB

Trump Marahi Wartawan saat Ditanya Hubungannya dengan Kim Jong Un

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:18 WIB

Raja Salman hingga AS Beri Ucapan Selamat HUT ke-81 RI

Rabu, 12 Agustus 2026 - 22:27 WIB

Rupiah Melemah Tipis, Pasar Menanti Data Inflasi AS dan Perkembangan Timur Tengah

Berita Terbaru