Aceh

Razia Masker di Kafe Aceh Barat, Pengunjung Kocar-kacir

Pengunjung kafe Berlarian saat razia masker. Foto: AJNN/Darmansyah Muda

Aceh Barat, Mercinews.com -Pengunjung kafe serta pusat-pusat jajanan kuliner yang ada di kota Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat kocar-kacir saat petugas gabungan terdiri dari TNI, Polisi dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) melakukan razia masker.

Dalam Razia masker tersebut, petugas gabungan beserta tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Coronavirus Disease (Covid-19) mengimbau para pengunjung kafe dan pusat kuliner untuk menggunakan masker.

Menariknya dalam razia tersebut anggota TNI dari Komando Distrik Militer (Kodim) 0105 Kabupaten Aceh Barat menggunakan helm mirip virus corona.

Disamping itu, sejumlah anggota TNI dan Satpol PP juga membawa poster yang bertuliskan imbauan agar masyarakat patuh dan mentaati protokol kesehatan, dalam memutus mata rantai virus berkode SARS-CoV-2 tersebut.

Baca juga:  BTT untuk Penanganan Covid-19 di Pidie Mencapai Rp 5,2 Miliar

Para pengunjung yang tidak menggunakan masker, diminta untuk pulang mengambil masker dan dapat duduk kembali setelah ada masker.

Komandan Kodim 0105 Aceh Barat atas nama wakil ketua I Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Aceh Barat, Letnan Kolonel Inf Dimar Bahtera mengatakan, kegiatan razia masker dilakukan tersebut guna mengajak masyarakat untuk patuh dan terus mengikuti protokol kesehatan.

“Langkah ini kita ambil sebagai bentuk sosialisasi agar masyarakat patuh dan selalu menggunakan masker dan jaga jarak. Dan petugas menggunakan helm mirip virus corona ini sebagai pesan jika virus ini benar adanya bukan sekedar isu,” kata Dimar, kepada wartawan.

Dimar mengatakan, selama ini banyak masyarakat yang tidak percaya tentang adanya virus corona dan menganggap hanya sebatas isu, sehingga mengabaikan imbauan pemerintah.

Baca juga:  Gedung BPSDM Aceh Mulai Ditempati Tenaga Medis Covid-19

Dikatakan Dimar, dengan kegiatan yang dilaksanakan tersebut diharapkan masyarakat patuh dan selalu menjaga jarak, saat sedang berkumpul ditempat umum seperti kafe.

Kepada pemilik kafe, Dandim juga mengimbau agar tempat duduk atau kursi yang disediakan agar tidak terlalu rapat atau mengurangi jumlahnya.

Dandim menjelaskan, ke depan akan ada sanksi bagi mereka yang melanggar protokol kesehatan seperti tidak menggunakan masker, namun ia belum dapat merincikan apa saja sanksi yang akan diterapkan kedepannya.

Pasalnya, kata dia, hingga saat ini TGPP Covid-19 sedang menunggu penerapan sanksi yang akan diterapkan oleh pemerintah melalui Instruksi Presiden, lalu secara teknis diikuti mlalui Peraturan Gubernur dan Surat Keputusan Bupati.

[]

Comments