Ratusan Warga Kota Langsa Berminat Kerja ke Jepang

- Jurnalis

Selasa, 16 April 2024 - 20:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LANGSA, Mercinews.com – Warga Kota Langsa yang berminat menjadi tenaga kerja indonesia (TKI) ke negara Jepang yang dibuka oleh Pemko Langsa bekerjasama dengan PT Innovam Global Indonesia cukup tinggi.

“Pendaftaran sebagai TKI ke Jepang sudah mulai dibuka sejak bulan Ramadhan lalu,” ujar Junaidi, Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnkker) Kota Langsa, kepada Serambinews.com, Selasa (16/4/2024).

Menurut Junaidi didampingi Kabid Naker, Wirawati, sampai saat ini jumlah warga Langsa yang mendaftar ke Disnaker Kota Langsa untuk bekerja ke negara Jepang sudah mencapi 200 orang lebih

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sampai saat ini jumlah yang mendaftar ke Disnaker Kota Langsa sudah ada sekitaran 200 orang lebih,” ujar Wira.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemko) Langsa menggagas program persiapan pengiriman tenaga kerja ke Jepang, setelah dilalukan penandatangan nota kesepakatan bersama dengan PT Innovam Global Indonesia.

Isi nota kesepakatan bersama antara Pemko Langsa dan PT Innovan Global Indonesia, adalah tentang pelaksanaan program pelatihan bahasa Jepang bagi calon pekerja ke Jepang dalam wilayah Kota Langsa.

Baca Juga:  Bayi laki-laki Ditemukan Di Kamar Mandi Wanita Masjid Baiturrahman

Penandatangan dilakukan oleh Pj Wali Kota Langsa Syaridin, SPd, MPd dan Direktur PT Innovan Global Indonesia, Hasustan Kosim, SH, MPd, juga disaksikan Asisten I Suriyatno AP, M.SP, Kabag Hukum Meka Elizar, SH, MH, di ruang kerja Wali Kota, Selasa (7/11/2023).

Pj Wali Kota Langsa Syaridin, SPd, MPd, mengatakan, kerjasama antara Pemko Langsa dan PT Innovan Global Indonesia ini dilakukan dalam rangka menurunkan pengangguran dan angka kemiskinan di Kota Langsa.

Melalui kerjasama ini, jelas Syaridin, nantinya akan dikirim putra putri Kota Langsa untuk diajarkan bahasa Jepang dan sejumlah ketrampilan di PT Innovam yang berkedudukan di Kota Medan, Sumut.

Guna mempersiapkan mereka (putra putri Kota Langsa) teraebut sebagai tenaga kerja ke luar negeri khususnya ke negara Sakura (Jepang).

Mejurut Syaridin, program ini sebelumnya juga telah ia bicarakan juga dengan Ketua DPRK Langsa Maimul Mahdi, beliau merespon dengan baik dan samgat mendukung.

Apalagi program ini adalah murni untuk kepentingan warga Kota Langsa dalam mendapatkan pekerjaan ke depannya, bukan program untuk pencitraan saya,” jelas Kepala BPSDM Aceh ini.

Baca Juga:  Mayjen Novi Helmy Prasetya Diangkat Jadi Pangdam Iskandar Muda

Syaridin juga sangat berharap kepada Wali Kota Langsa defenitif ke depan nantinya agar program rintisan pengiriman tenaga kerja ke Jepang ini berjalan lancar agar terus dilanjutkan untuk peluang kerja masyarakat.

Pj Wali Kota Langsa menjelaskan, program itu akan dilaksanakan mulai tahun 2024, dan untuk tahap pertama Pemko Langsa akan merekrut 30 orang warga asli asal Kota Langsa usia 18-35 tahun.

Syaratnya juga cukup dipermudah, yaitu mereka (calon tenaga kerja) tanpa harus berlatang belakang ijazah pendidikan, artinya tidak harus tamatan SMA atau sarjana.

Biaya selama 5 bulan pelatihan bagi 30 orang yang direkrut tahap pertama ini juga akan ditanggung penuh oleh Pemko Langsa melalui APBK tahun anggaran 2024.

“Saya juga berharap ini akan menjadi salah satu multi efek ke depan yang bisa membawa perubahan lebih baik lagi di Kota Langsa,” harap Syaridin.[]

Berita Terkait

FTUSK Banda Aceh dan USM kerjasama summer school untuk pertambangan berkelanjutan
Dinsos Aceh Berikan Bantuan Untuk SDIT Ar-Rabwah, Pasca Ditimpa Bencana Angin Kencang
Tim gabungan Satpol PP TNI Polri, tertibkan bangunan liar di Pasar Induk Lambaro
Beruang liar rusak puluhan sarang madu di Aceh Besar
Kriminal Kambuhan Mulai Muncul Lagi, Polresta Banda Aceh Perketat Patroli Malam
Pasi Intel Mewakili Dandim 0101/KBA Hadiri Launching Pilkada Kota Banda Aceh Tahun 2024
Terkait Kasus Warga Meninggal Usai Ditangkap Polisi, ini Kata Wakapolres Aceh Utara
3 ton ikan terpaksa dibuang nelayan di Lampulo, DKP Aceh upayakan cari solusi
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 18:00 WIB

FTUSK Banda Aceh dan USM kerjasama summer school untuk pertambangan berkelanjutan

Rabu, 8 Mei 2024 - 14:45 WIB

Tim gabungan Satpol PP TNI Polri, tertibkan bangunan liar di Pasar Induk Lambaro

Senin, 6 Mei 2024 - 23:26 WIB

Beruang liar rusak puluhan sarang madu di Aceh Besar

Minggu, 5 Mei 2024 - 22:19 WIB

Kriminal Kambuhan Mulai Muncul Lagi, Polresta Banda Aceh Perketat Patroli Malam

Minggu, 5 Mei 2024 - 19:22 WIB

Pasi Intel Mewakili Dandim 0101/KBA Hadiri Launching Pilkada Kota Banda Aceh Tahun 2024

Minggu, 5 Mei 2024 - 17:14 WIB

Terkait Kasus Warga Meninggal Usai Ditangkap Polisi, ini Kata Wakapolres Aceh Utara

Sabtu, 4 Mei 2024 - 16:11 WIB

3 ton ikan terpaksa dibuang nelayan di Lampulo, DKP Aceh upayakan cari solusi

Sabtu, 4 Mei 2024 - 00:08 WIB

Anies Sebut Aceh Adalah Tanah Pejuang dan Harum tidak menjual kemerdekaan

Berita Terbaru