Kesehatan

Polda Aceh tes COVID-19 puluhan penumpang bus antarprovinsi

Petugas kesehatan melakukan tes usap antigen kepada penumpang bus yang baru tiba di Terminal Batoh, Banda Aceh, Sabtu (24/4/2021). ANTARA/HO/Bidhumas Polda Aceh

Banda Aceh, Mercinews.com – Direktorat Lalu Lintas Polda Aceh melakukan tes usap antigen terhadap puluhan penumpang bus antarprovinsi yang tiba di Terminal Batoh, Banda Aceh sebagai upaya pencegahan COVID-19.

Direktur Lalu Lintas Polda Aceh Kombes Pol Dicky Sondani di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan tes tersebut untuk memeriksa apakah penumpang dengan gejala virus corona atau tidak.

“Ada sebanyak 89 penumpang yang menjalani tes usap antigen. Dari hasil pemeriksaan, semuanya dinyatakan negatif,” kata Kombes Pol Dicky Sondani menyebutkan

Didampingi Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Winardy, mantan Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan itu mengatakan tes usap antigen tersebut diberikan secara gratis.

Baca juga:  Instruksi Gubernur Aceh, Dayah Darul Munawwarah Abu Kuta Krueng Gelar Vaksinasi Covid-19

“Tes tersebut bekerja dengan Bidang Kedokteran Kesehatan Polda Aceh. Setiap penumpang yang turun langsung diarahkan tempat pemeriksaan. Sebagai besar penumpang tersebut berasal dari Medan, Sumatera Utara,” kata Kombes Dicky Sondani.

Perwira menengah Polri itu menyebutkan tes usap antigen yang dilakukan tersebut merupakan bagian dari Operasi Keselamatan 2021 yang digelar Polda Aceh.

Sasaran operasi, selain mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat serta tertib berlalu lintas, juga mengupayakan pencegahan penyebaran virus corona yang dikenal dengan nama COVID-19.

Baca juga:  Walikota Diminta Pertimbangkan Pengajuan Penerapan PSBB di Banda Aceh

“Tes usap antigen ini akan terus digelar secara acak kepada penumpang angkutan umum. Tujuannya untuk memutuskan mata rantai penularan dan penyebaran COVID-19 di Aceh,” kata Kombes Pol Winardy.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Winardy mengingatkan masyarakat mematuhi larangan mudik lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah atau 2021 Masehi.

“Tujuan pemerintah melarang mudik untuk mencegah ledakan penyebaran COVID-19. Selain tidak mudik, kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak, dan tidak berkerumunan,” kata Kombes Pol Winardy.
[]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *