Hukum

Perempuan di Aceh Utara Jadi Korban Penganiayaan, Polisi Buru Pelaku

Korban penganiayaan. Foto: For AJNN

LHOKSEUMAWE, Mercinews.com  – Nuraini, warga Gampong Paloh Batee, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara menjadi korban penganiayaan oleh seorang pemuda berinisial D (24), tak lain merupakan tetangganya sendiri.

“Saya sedang sendiri di rumah, karena anak lagi pergi ke luar, saat itu saya sedang tidur sambil bermain handphone,” kata Nuraini.

Lanjutnya, kemudian tiba-tiba pelaku masuk, tanpa ada basa basi, pelaku langsung menarik kakinya, kemudian ditendang, hingga ditonjok.

“Awal dia masuk, saya pikir anak pulang. Dan ternyata pelaku yang langsung memukul saya,” ujarnya.

Baca juga:  Dua perempuan muda mengaku dirampok pria bercelurit di Aceh Utara

Saat itu, dirinya sempat histeris teriak minta tolong, akan tetapi pelaku menutup mulutnya agar suara tidak terdengar.

“Saya teriak histeris menangis. Pada saat saya minta tolong ke dengaran suara pada perangkat gampong, namun saat mereka (perangkat gmpong) datang ke rumah, pelaku sudah kabur,” ungkapnya.

Padahal, kata Nuraini, selama ini dirinya tidak pernah bicara dengan pelaku tersebut. Namun dirinya sempat heran kenapa korban yang menjadi sasaran pemukulan pelaku.

“Saya sempat diminta untuk berdamai, tapi saya tidak mau dan sudah melaporkan ke polisi kejadian ini,” imbuhnya.

Baca juga:  Kekayaan Arun dan Nasib Menyedihkan Warga Blang Lancang dari 1978 Hingga Kini

Sementara itu, adek kandung korban, Fadhil meminta aparat penegakkan hukum agar segera menangkap pelaku, dan menghukum pelaku dengan hukuman yang setimpal.

“Kami dari keluarga sangat menyesalkan kejadian yang seperti ini, karna korban tidak punya persoalan dengan pelaku,” imbuhnya.

 

[]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *