Aceh

Pengamanan pelantikan 81 Anggota DPR Aceh 2019-2024 berlangsung ketat

Anggota DPR Aceh 2019-2024 di ruang sidang DPR Aceh di Banda Aceh, Senin (30/9/2019). (Antara Aceh/M Haris SA)

Mercinews.com, Banda Aceh – Pengamanan pelantikan Anggota DPR Aceh periode 2019-2024 dalam sidang paripurna istimewa berlangsung ketat.

Amatan Antara di Gedung DPR Aceh di Banda Aceh, Senin (30/9/2019), pemeriksaan dimulai dari pintu gerbang utama hingga pintu masuk ruang sidang, baik di lantai dasar maupun balkon.

Di pintu gerbang, petugas menanyakan undangan dan kartu panitia maupun peliputan bagi wartawan yang dikeluarkan khusus Sekretariat DPR Aceh.

Undangan yang memasuki ruang sidang harus melalui alat deteksi logam. Selain itu, petugas juga memeriksa tas dan seluruh tubuh undangan.

Petugas juga melarang gunting, korek gas, maupun senjata tajam lainnya dibawa masuk.

Sementara itu, di depan pintu gerbang utama dan ruas jalan depan Gedung DPR Aceh, seribuan warga tampak berkumpul. Mereka tidak bisa masuk karena tidak ada undangan pelantikan.

Sementara itu, sidang paripurna dipimpin Ketua DPR Aceh 2014-2019 Muhammad Sulaiman dan didampingi tiga wakil ketua, yakni Sulaiman Abda, T Irwan Djohan, dan Dalimi serta diikuti 78 anggota DPR Aceh.

Sidang dihadiri Wali Nanggroe Aceh Malik Mahmud, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh Nova Iriansyah, unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) dan undangan lainnya.

Dalam sidang paripurna tersebut, untuk pertama kalinya dinyanyikan lagu Aceh Mulia, himne Aceh, setelah memyanyikan lagu kebangsaan Indonesia raya.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Aceh Kombes Pol Ery Apriyono mengatakan, pengamanan pelatikan Anggota DPR Aceh melibatkan 848 personel.

“Pelantikan dijadwalkan berlangsung di Gedung DPRA di Banda Aceh dan akan dihadiri sekitar 1.292 tamu undangan,” ungkap Kombes Pol Ery Apriyono.

Baca juga:  Aceh Raih Juara Harapan I Inovasi TTG Nasional Di Bengkulu

Adapun 81 Anggota DPR Aceh 2019-2024 Yang dilantik

Daerah Pemilihan 1 meliputi Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang 11 kursi, yakni Saifuddin Yahya (Partai Aceh), Muchlis Zulkifli (PAN),  HT  Ibrahim (Partai Demokrat), Irawan Abdullah (PKS), Abdurrahman Ahmad (Gerindra).

Kemudian, Azhar Mj Roment (Partai Daerah Aceh), Ansari Muhammad (Golkar), Sulaiman (Partai Aceh), Teuku Irwan Djohan (Partai Nasdem), Darwati A Gani (Partai Nanggroe Aceh), dan Tezar Azwar (PAN).

Daerah Pemilihan 2 meliputi Kabupaten Pidie dan Pidie Jaya dengan sembilan kursi DPR Aceh, yakni Anwar (Partai Aceh), Khairil Syahrial (Gerindra), Dalimi (Partai Demokrat), Dahlan Jamaluddin (Partai Aceh),

Berikutnya, M Rizal Falevi Kirani (Partai Nangroe Aceh), Hj Nurlelawati (Golkar), Wahyu Wahab Usman (Partai Daerah Aceh), Ihsanuddin (PPP), dan
Kartini Ibrahim (Gerindra).

Daerah Pemilihan 3 dengan tujuh kursi meliputi Kabupaten Bireuen, yakni Zulfadli (Partai Aceh), Samsul Bahri (Partai Nanggroe Aceh), Ilham Akbar (Golkar), Amiruddin Idris (PPP), Purnama Setia Budi (PKS). Khalili (Partai Aceh), dan Tgk Haidar (Partai Nanggroe Aceh).

Daerah Pemilihan 4 dengan 6 kursi DPR Aceh meliputi Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah, yakni Salihin (PKB), Alaidin Abu Abbas (Partai Demokrat), H Taufik (Gerindra), Bardan Sahidi (PKS), Hendra Budian (Golkar), serta Muhammad Ridwan (PDIP).

Daerah Pemilihan 5 dengan 12 kursi meliputi Aceh Utara dan Kota Lhoksmawe, yakni H Ismail A Jalil (Partai Aceh), Tarmizi (Partai Aceh), H Ridwan Yunus (Gerindra), Sofyan Puteh (PAN), Tantawi (Demokrat).

Berikutnya, Fakhrurrazi H Cut (PPP), Mawardi (Partai Aceh), Nuraini Maida (Golkar), Armiyadi (PKS), Muslim Syamsuddin (Partai SIRA), Mukhtar Daud (Partai Nanggroe Aceh, dan Saiful Bahri (Partai Aceh).

Baca juga:  Wapres Jusuf Kalla Akan Kunjungi Aceh, Ini Agendanya

Daerah Pemilihan 6 Aceh Timur dengan enam kursi DPR Aceh, yakni Tgk Muhammad Yunus M Yusuf (Partai Aceh), Iskandar Usman Al-farlaky (Partai Aceh), Muhammad Yunus (Demokrat), H Murhaban Makam (PPP), Martini (Partai Aceh), dan Ridwan Nek Tu (Partai Daerah Aceh).

Daerh Pemilihan 7 terdiri tujuh kursi DPR Aceh meliputi Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang, yakni Irfansyah (Partai Aceh), H Jauhari Amin (Gerindra), Nora Idah Nita (Demokrat), Asrizal H Asnawi (PAN), Muhammad Rizky (Golkar), Syamsuri (Nasdem), dan Suryani (PKS).

Daerah Pemilihan 8 meliputi Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues dengan lima kursi DPR Aceh, yakni H Ali Basrah (Golkar), Rijaluddin (PKB), Junedi (Hanura), Yahdi Hasan (Partai Aceh), dan Nurdiansyah Alasta (Demokrat).

Daerah Pemilihan 9 dengan sembilan kursi DPR Aceh meliputi Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Kota Subulussalam, dan Aceh Singkil, yakni H Teuku Sama Indra (Demokrat), Hj Asmidar (Partai Aceh), Hj Sartina (Golkar).

Serta Safrijal (Partai Nanggroe Aceh), Tgk H Syarifuddin (PKB), Irpannusir (PAN), Tgk H Attarmizi Hamid (PPP), Safaruddin (Gerindra), dan Hendri Yono (PKPI).

Dan Daerah Pemilihan 10 dengan sembilan kursi DPR Aceh meliputi Aceh Jaya, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Simeulue, yakni Azhar Abdurrahman (Partai Aceh).

Serta Herman (Demokrat), Fuadri (PAN), TR Keumangan (Golkar), Zaini Bakri (PPP), Asib Amin (Gerindra), Tarmizi (Partai Aceh), Zaenal Abidin (PKS), dan Edi Kamal (Demokrat).

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *