Hukum

Penambangan Pasir Batu di Samalanga Dihentikan Polisi dan Amankan Alat Berat Serta Pekerja

Bireuen, Mercinews.com – Sat Reskrim Polres Bireuen menghentikan penambangan pasir batu ilegal yang beroperasi di dua lokasi dalam Kecamatan Samalanga, Bireuen, Rabu (20/1/2021) kemarin.

Dalam kegiatan itu, polisi mengamankan sejumlah alat berat beserta para pekerja dan pengelola kegiatan.

Kapolres Bireuen, AKBP Taufik Hidayat melalui Kasat Reskrim, AKP Fadhillah Aditya Pratama mengatakan, penghentian penambangan itu dilakukan pihaknya setelah menerima informasi dari masyarakat.

“Kita terima informasi masyarakat ada alat berat yang sedang mengambil pasir batu di pinggiran Sungai Batee Iliek untuk diperjualbelikan, tim pun langsung bergerak ke lokasi, saat diperiksa ternyata tidak ada izin resmi,” ujarnya Jumat (22/1/2021).

Baca juga:  PNA Kritik Perbup Bireuen Pembangunan Rumah Duafa dengan Dana Desa

Kasat menjelaskan, penambangan yang dihentikan berada di kawasan Gampong Meluem dan Gampong Meurak Batu, Kecamatan Samalanga. Dimana, petugas menyita dua unit ekskavator (beko) beserta truk, termasuk beberapa orang pekerja.

“Lokasi pertama diamankan yakni pengelola berinisial MN, operator beko berinisial KZ (31) dan sopir truk berinisial MT (30), lalu lokasi selanjutnya diamankan pengelola berinisial WN dan operator beko berinisial RZ (30), mereka semua warga Bireuen,” jelasnya.

Baca juga:  Tidak Diberi Uang untuk Kawin, Anak Tebas Kepala Ayahnya di Bireuen

Kini, para pekerja dan alat berat itu pun masih diamankan di Mapolres Bireuen untuk diperiksa lebih lanjut sesuai Pasal 158 UU Nomor 4 Tahun 2009 atas Perubahan UU Nomor 3 Tahun 2020 tentang Minerba.

“Pengelola lokasi dijadikan tersangka, sementara operator alat berat dan sopir truk kita jadikan saksi dalam kasus ini,” tambah Kasat.

[]

Comments