Peristiwa

Pekerja proyek PLTU 3-4 Nagan Raya Meninggal tertimpa besi tiang pancang

Penyidik dari Satuan Reserse Kriminal Polres Nagan Raya, Provinsi Aceh, melakukan olah tempat kejadian perkara di lokasi tewasnya seorang pekerja bangunan di kompleks pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) 3-4 Nagan Raya, di kawasan Desa Suak Puntong, Kecamatan Kuala Pesisir, Nagan Raya, Kamis (11/3/2021). (ANTARA/HO-Dok. Polres Nagan Raya)

Suka Makmue, Mercinews.com – Penyidik Satuan Reserse dan Kriminal Polres Nagan Raya Aceh melakukan penyelidikan terkait kematian Rezeki Simanullang, seorang pekerja asal Sumatera Utara yang tewas mengenaskan di lokasi proyek pembangunan PLTU 3-4 Nagan Raya di kawasan Suak Puntong Kecamatan Kuala Pesisir, Kamis, pagi.

“Kasus kematian pekerja ini sedang kami selidiki, sudah dilakukan olah tempat kejadian perkara,” kata Kapolres Nagan Raya AKBP Risno SIK diwakili Kasat Reskrim AKP Mahfud di Suka Makmue.

Menurutnya, akibat kejadian tersebut, pekerja yang beralamat di Desa Sinambela Kecamatan Bakti Raja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara meninggal dunia.

Baca juga:  36.048 lembar surat suara rusak di Nagan Raya dimusnahkan

AKF Mahfud menjelaskan, sebelum meninggal dunia, korban Rezeki Simanullang sebelumnya berteduh di samping paku bumi di lokasi proyek PLTU 3-4 Nagan Raya, yang sudah terpasang paku pasak bumi, berdekatan dengan mesin alat pemasang paku bumi yang sedang bekerja sekitar lima meter.

Kemudian besi di bagian alat tersebut diduga terjatuh sehingga besi tersebut menimpa ke bagian kepala korban, dan mengenai helm yang dipakai oleh korban.

Karena korban mengalami pendarahan hebat, kemudian korban Rezeki Simanullang dievakuasi ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat, guna mendapatkan penanganan medis.

Namun setiba di rumah sakit, kata AKP Mahfud, korban dinyatakan sudah meninggal dunia.

Baca juga:  Tak mau nikahi pacar yang dihamili, Pemuda Nagan Raya ditangkap polisi

Ia juga menegaskan, dalam kasus tersebut penyidik sudah mengamankan sejumlah barang bukti guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Kasus ini sudah kita selidiki guna memastikan penyebabnya, apakah terdapat unsur kelalaian atau kesengajaan, kami masih menyelidikinya,” kata AKP Mahfud menegaskan.

[]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *