Dunia Islam

Panitia Muzakarah: Tidak Ada Perpecahan dan Pengelompokan Ulama di Aceh

Kepala Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh

Banda Aceh, Mercinews.com – Panitia pelaksana Muzakarah Ulama Tauhid Sufi Internasional membantah adanya perpecahan dan pengelompokan ulama di Aceh.

Hal ini dibuktikan dengan hadirnya seluruh ulama yang ada di Aceh dalam satu majelis silaturahim yang dilaksanakan di Lapangan Tugu Darussalam, Banda Aceh, Jumat (13/7/2018) malam.

Demikian disampaikan Ketua panitia pelaksana Muzakarah Ulama Tauhid Sufi Internasional, Munawar A Jalil.

Dia menyebutkan tujuan utama muzakarah tersebut merupakan ajang silaturahim antara seluruh ulama yang ada di mancanegara.

Menurut Munawar, silaturahim merupakan hal penting bagi semua pihak dan menjadi pilar utama dalam membangun negeri di masa yang akan datang.

Baca juga:  Kapolda Aceh ajak ulama sosialisasikan protokol kesehatan

“Landasannya adalah cinta dan kasih sayang. Itu yang telah hilang dalam diri dan jiwa kita sebagai muslim hari ini, tak terkecuali di Aceh,” kata Munawar yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh.

Dia kembali menegaskan tidak ada perpecahan yang terjadi di Aceh antara sesama muslim maupun antara ulama.

“Tidak ada pengelompokan ulama. Ulama kita bersatu padu pada tali agama Allah,” kata Munawar.

Baca juga:  NU berjanji lebih tingkatkan sinergitas Pemko Langsa dan mempertahankan NKRI

Dia turut mengajak semua pihak untuk membantah persepsi keliru yang dibangun belakangan ini tentang persatuan ummat di Aceh. Hal ini termasuk opini negatif tentang adanya pengelompokan ulama di daerah yang berjuluk Serambi Mekkah tersebut.

“Ulama berkelompok, ulama terpecah, pada kenyataannya hari ini kita duduk dalam satu majelis. Islam di Aceh itu bersatu padu dengan kekuatan kaum muslimin yang luar biasa,” kata Munawar lagi yang disambut teriakan takbir oleh puluhan ribu jamaah Muzakarah Ulama Tauhid Sufi dari seluruh pelosok di Aceh.[]

Comments