Aceh

Nova Ingatkan Karyawan Bank Aceh, Ketauan Mudik akan dicopot dari jabatannya

Nova Ingatkan Karyawan Bank Aceh, Ketauan Mudik akan dicopot dari jabatannya

Banda Aceh, Mercinews.com – Pelaksana Tugas Gubernur Aceh, Nova Iriansyah mengingatkan karyawan Bank Aceh Syariah untuk tidak mudik meugang menjelang ramadan, jika ketauan bakal dicopot dari jabatannya.

Karena itu, Nova menegaskan agar para karyawan Bank Aceh Syariah untuk berhati-hati.

“Bank Aceh (karyawan) dilarang mudik. Kalau ketahuan mudik, dicopot dari jabatan fungsional dan jabatan strukturalnya, hati-hati PT Bank Aceh Syariah,” tegas Nova Iriansyah di sela-sela konferensi pers usai melaunching laboratorium PCR di Siron Aceh Besar, Kamis (16/4).

Nova menyampaikan, dalam agenda mudik menghadapi ramadan, ada dua ketentuan yang telah ditegaskan dalam Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), pertama bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) atau Pegawai Sipil Negara (PNS), TNI/Polri itu dilarang mudik.

Baca juga:  Virus Corona Mewabah, Puasa Tetap Wajib, Tarawih dan Bukber di Rumah Saja

Kemudian, kata Nova, untuk ASN dan pegawai Badan Usaha Milik Negara/Daerah (BUMN/BUMD) juga masuk dalam skema larangan tersebut.

Selain itu, lanjut Nova, rakyat Aceh juga diimbau agar tidak melakukan mudik, guna menolong masyarakat yang lainnya.

“Jadi jangan tidak akurat, yang dilarang itu payungnya SE Menpan RB. Kalau untuk masyarakat yang non ASN, PNS, TNI, Polri, BUMN, BUMD diimbau untuk tidak mudik, jadi tidak semuanya dilarang. Tidak ada otoritas pemerintah melarang rakyatnya mudik,” tegas Nova.

Sebelumnya, Plt Gubernur Aceh telah melarang PNS di Aceh untuk tidak melakukan mudik Ramadan maupun Idul Fitri 1441 Hijriah.

Baca juga:  Pemerintah Aceh Siapkan Skema Berbelanja di Masa Pencegahan Covid-19

Instruksi itu tertuang dalam surat Nomor 07/INSTR/2020, tentang sosialisasi dan imbauan kepada masyarakat dan aparatur sipil negara agar tidak mudik guna menghindari virus corona (Covid-19).

“Melarang Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mudik dalam rangka Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1441 H, baik antar kabupaten/kota dalam provinsi Aceh maupun ke luar provinsi Aceh,” ujar Nova.

Kemudian, dalam hal masyarakat yang terlanjur mudik, maka pemerintah kabupaten/kota, menginstruksikan kepada keuchik atau nama lain untuk membentuk Satgas Gampong Pengawas Orang Dalam Pemantauan (ODP) sesuai dengan protokol kesehatan dan melaporkan ke kantor kecamatan maupun kabupaten/kota untuk proses pengawasan.

 

[m/news]

Comments