Internasional

Netanyahu: Serangan Terhadap Jalur Gaza Belum Berakhir

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa serangan ke Gaza belum akan berakhir dalam waktu dekat. Foto/Reuters

Tel Aviv, Mercinews.com – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa serangan ke Gaza belum akan berakhir dalam waktu dekat. Dia mengatakan, serangan ini dilakukan untuk memastikan keamanan warga Israel.

 

“Selama dua hari terakhir kami menyerang Hamas dan Jihad Islam dengan kekuatan besar. Kami mengenai lebih dari 350 target. Kami menyerang para pemimpin dan operasi teroris dan kami menghancurkan gedung-gedung teroris,” kata Netanyahu.

Baca juga:  Kata Presiden Abbas, Tingkah Laku Orang Yahudi Penyebab Holocaust

“Kampanye belum berakhir dan itu menuntut kesabaran dan kecerdasan. Kami siap untuk melanjutkan. Tujuannya adalah dan tetap memastikan ketenangan dan keamanan bagi penduduk di selatan Israel,” sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Selasa (7/5).

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan, sekitar 600 roket asal Gaza telah menghujani wilayah Israel selatan sejak Sabtu. Lebih dari 250 roket telah dicegat atau diintersepsi sistem pertahanan rudal Iron Dome.

Baca juga:  Serangan Udara Israel Hantam Rumah di Gaza, Komandan Jihad Islam Meninggal

Sementara itu, sebelumnya Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump mendukung militer Israel membombardir Jalur Gaza sebagai respons atas tembakan ratusan roket dari wilayah Palestina tersebut.

“Sekali lagi, Israel menghadapi rentetan serangan roket mematikan oleh kelompok-kelompok teroris Hamas dan Jihad Islam. Kami mendukung Israel 100 persen dalam membela warganya,” kata Trump.

Comments