Hukum

Mobil Maling Celengan Masjid di Pidie Jaya Dibakar Massa

Pidie Jaya, Mercinews.com – Satu unit mobil Avanza dengan nomor polisi BL 1840 JM dibakar massa di Gampong Ara, Kecamatan Bandar Baru , Pidie Jaya, Selasa (8/5) sekira pukul 03.10 Wib.

Mobil tersebut dibakar massa dipicu lantaran pemilik mobil diduga hendak mencuri calengan Masjid Baiturrahman di gampong tersebut.

“Santri yang menginap di balai pengajian yang berada tepat disamping masjid melihat tiga orang yang mengunakan mobil itu sedang membongkar celeng masjid, kemudian santri meneriak maling,” kata Kepala Desa (Keuchik) Gampong Ara, Basri Ismail di lokasi.

Belum berhasil meraup isi celengan, ketiga maling yang diperkirakan masih tergolong muda itu kabur dengan mobil yang diparkir tepat di pintu gerbang masjid. Namun, santri itu tidak tinggal diam, mereka melempar mobil avanza itu dengan mengunakan batu.

Baca juga:  Teganya Pak Kades ini Provokasi Warga Bakar Samhadi Hidup-hidup

“Mereka (maling) itu mau kabur, entah mereka tidak tahu jalan, sehingga mobilnya masuk kedalam parit,” sebutnya.

Setelah jatuh kedalam parit yang tidak jauh dari masjid tersebut, ketiga pelaku langsung kabur menyelamatkan diri dan meninggalkan mobilnya. Warga yang telah memadati lokasi setelah mendengarkan pengumuman ‘maling celeng masjid’ melalui pengeras suara di masjid itu merasa kesal karena tidak berhasil menagkap pelaku. Lantas, massa melampiaskan amarah mereka dengan membakar mobil.

“Sebelum polisi tiba di lokasi, amarah massa tidak dapat dibendung lagi, jadi massa langsung membakar mobil itu,” kata Keuchik Basri.

Dikatakannya, sebelum mobil tersebut dibakar, warga sempat memindahkan sejumlah alat bukti. Alat bukti tersebut lanjutnya, berupa satu lembar Surat Izin Mengemudi (SIM), Kartu Keluarga (KK), dua unit telepon genggam, dan satu unit linggis yang digunakan pelaku untuk melancarkan aksinya.

Baca juga:  Brankas Kantor BPN Aceh Dibobol Maling, Uang Rp 200 Juta dibawa kabur

“SIM-nya keluaran Kabupaten Bireuen, KK-nya Pidie, kalau untuk namanya saya sudah lupa, karena semua barang bukti telah diamankan oleh polisi. Isi celengan lebih kurang Rp 80 ribu,” kata Keuchik Basri usai menghitung isi celeng yang telah dirusak gemboknya oleh pelaku.

Dari Pantaaun, ratusan masyarakat dari berbagai gampong dalam Kecamatan Bandar Baru memadati lokasi. Bahkan sebagian warga juga membawa golok atau parang.

“Kuneuk jak let maleng celeng mesjid (mau mengejar pencuri celeng masjid),” kata beberapa warga ketika ditanyai untuk apa parang tersebut.

Hingga berita ini diunggah, ajnn belum mendapat keterangan resmi dari pihak kepolisian.[] Ajnn.net

Comments