MER-C Bantah tuduhan Israel Bahwa RS Indonesia Di Gaza Simpan Terowongan Hamas

Senin, 6 November 2023 - 14:07 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mercinews.com – Presidium MER-C Indonesia membantah tuduhan militer Israel, IDF, bahwa Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza berdiri di atas terowongan Hamas. Ketua Presidium MER-C Indonesia Sarbini Abdul Murad menegaskan tuduhan Israel tidak benar.

Sebelumnya, juru bicara militer Israel, Daniel Hagari mengklaim pihaknya menemukan “terowongan” dan “situs peluncuran roket” di kompleks Rumah Sakit Indonesia.

Foto udara Rumah Sakit Indonesia di Gaza hasil jepretan satelit pengintai militer Israel, Rabu, (1/11/2023). (Sumber: Jerusalem Post)

Sarbini menyebut tuduhan Israel bisa jadi adalah pembenaran untuk menyerang rumah sakit. Sarbini menegaskan RS Indonesia dibangun secara profesional dan murni untuk kebutuhan kesehatan masyarakat Gaza.

Apa yang dituduhkan Israel, bisa jadi ini merupakan suatu pra-kondisi Israel untuk melakukan serangan ke Rumah Sakit Indonesia yang ada di Gaza,” kata Sarbini dalam konferensi pers pada Senin (6/11/2023).

“Tuduhan dari IDF itu merupakan pra-kondisi untuk membenarkan bahwa kita diserang karena itu, makanya kita bantah itu,” katanya kemudian.

Salah satu relawan MER-C Indonesia, Faried Thalib, kemudian menunjukkan foto udara dan menjelaskan denah Rumah Sakit Indonesia di Gaza.

Baca Juga:  Israel membunuh 12 orang dalam serangan terhadap sekolah di Kota Gaza

Faried menyebut memang terdapat failitas bawah tanah di Rumah Sakit Indonesia, yakni tempat penyimpanan solar untuk menghidupkan generator. Solar disimpan di bawah tanah karena alasan keamanan dan estetika.

Sarbini pun meminta masyarakat internasional dan Indonesia mengecam Israel agar tidak melakukan “tindakan brutal” terhadap Rumah Sakit Indonesia.
Militer Israel diketahui sudah beberapa kali menyerang sejumlah titik di sekitar Rumah Sakit Indonesia.

Rumah Sakit Indonesia sendiri disebut sebagai satu-satunya rumah sakit yang masih beroperasi di utara Gaza di tengah gempuran Israel ke enklav berpenduduk sekitar 2,3 juta jiwa tersebut.

Baca Juga:  NU dan Muhammadiyah Resmi Terima Izin Tambang dari Jokowi

Menteri Kesehatan Palestina Mai Al-Kaila melaporkan bahwa 16 dari 36 rumah sakit dan 51 dari 72 klinik di Jalur Gaza berhenti beroperasi karena dibom Israel atau kehabisan bahan bakar dan obat-obatan

Selama 31 hari menggempur Jalur Gaza, militer Israel juga menewaskan 175 petugas kesehatan dan 34 petugas pertahanan sipil. Israel juga menyerang ambulans yang membawa korban luka di Gaza. []

Berita Terkait

Tuntutan Jaksa Ditunda 2 Pekan, Kuasa Hukum Terdakwa Optimistis Perjuangkan Rehabilitasi
Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara
Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra
Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU
Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa
Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK
Dudung Abdurachman Jadi Menko Polkam, Mathla’ul Anwar Bersyukur
Reshuffle Kabinet Prabowo, Pengamat Soroti Pergeseran Sejumlah Figur Era Jokowi

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 01:24 WIB

Kuntadi Ungkap Strategi Kejagung Berantas Korupsi dan Pulihkan Kerugian Negara

Selasa, 13 Oktober 2026 - 22:43 WIB

Wakil Jaksa Agung Apresiasi Penerapan Plea Bargain di Kejati Sultra

Selasa, 13 Oktober 2026 - 21:30 WIB

Pakar Hukum Nilai 29 Entitas dalam Dakwaan Febrie Dapat Dijerat TPPU

Rabu, 7 Oktober 2026 - 22:55 WIB

Prabowo Kumpulkan 800 Pati TNI-Polri untuk Paparkan Kondisi Bangsa

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Penjelasan Pakar Hukum soal Polemik Jabatan Suhartoyo sebagai Ketua MK

Berita Terbaru

Heru Riyadi, S.H., M.H. (Foto: istimewa)

Opini

Mutasi Polri Harus Menjawab Harapan Masyarakat

Sabtu, 17 Okt 2026 - 22:55 WIB