Internasional

Media Israel: Netanyahu-Pangeran Salman Gelar Pembicaraan Rahasia

Tel Aviv, Mercinews.com – Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah mengadakan pembicaraan rahasia di Ibu Kota Yordania, Amman. Begitu laporan yang diturunkan surat kabar Israel Maariv.

Pertemuan itu dilaporkan diadakan di sela-sela kunjungan penasihat khusus Gedung Putih, Jared Kushner, dan utusan Timur Tengah AS, Jason Greenblatt ke Amman.

Salah satu analis politik Maariv, Jacky Hugi, dikutip oleh situs Laman Front Iran mengatakan bahwa seorang teman dekat telah memberitahunya tentang pertemuan Netanyahu-Salman. Ia mengklaim bahwa ada kontak langsung antara kedua pihak, baik Saudi dan Israel, di bawah naungan Raja Abdullah II dari Yordania, seperti dikutip dari Sputnik, Sabtu (23/6/2018).

Baca juga:  Menlu Tegaskan tak Ada Hubungan Diplomatik Indonesia-Israel

Sebelumnya, Haaretz melaporkan bahwa Netanyahu diam-diam bertemu Raja Yordania Abdullah II di Amman. Mereka dilaporkan mendiskusikan perkembangan regional dan penguatan hubungan ekonomi bilateral.

Pada bulan November 2017, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengakui bahwa meskipun tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Riyadh, Tel Aviv memiliki kontak dengan Arab Saudi, yang katanya sengaja dirahasiakan dari depan umum.

Pada bulan yang sama, Kepala Staf Pasukan Pertahanan Israel Gadi Eisenkot mengungkapkan bahwa negaranya siap berbagi informasi intelijen dengan Riyadh untuk menghadapi Iran.

Baca juga:  Israel Tuduh 25 Mortir Lebih Ditembakkan dari Gaza

Meski Riyadh menolak klaim tentang memperkuat hubungannya dengan Tel Aviv, Pangeran Mahkota Saudi Mohammad bin Salman mengakui hak Israel untuk eksis pada awal tahun ini.

Pencairan hubungan ini dilaporkan terjadi di tengah ketegangan yang meningkat dengan Iran. Teheran dianggap sebagai ancaman oleh Israel dan Arab Saudi. Riyadh sendiri telah memutus hubungan diplomatik dengan Teheran pada Januari 2016 setelah aksi protes di depan gedung diplomatiknya di Tehran dan Mashhad.
(ian) Sumber: SINDOnews

Comments