Teknologi

Malaysia umumkan larangan perjalanan ke dan dari Sabah

Dokumentasi - Petugas kepolisian berjaga di pintu masuk pasar di Kuala Lumpur, Malaysia 27 Maret 2020, selama pemberlakuan 'lockdown' karena wabah penyakit corona virus (COVID-19). ANTARA/REUTERS/Lim Huey Teng/tm

Kuala Lumpur, Mercinews.com – Majelis Keamanan Nasional (MKN) telah mengumumkan pelarangan perjalanan ke dan dari Negara Bagian Sabah yang mulai berlaku pukul 24.01 pada 3 Oktober 2020.

Menteri Senior (Pertahanan) Ismail Sabri Yaakob di Putrajaya, Kamis (30/9) menyatakan bahwa siapa pun dilarang memasuki atau meninggalkan negara bagian tersebut selama 14 hari, yakni hingga 16 Oktober.

Baca juga:  Cerita KPK Malaysia Ditekan Luar Biasa saat Akan Mendakwa Najib

Namun, layanan-layanan penting seperti kebutuhan pasokan makanan, medis, keamanan dikecualikan dari larangan perjalanan.

Ismail mengatakan mereka yang selesai menjalani karantina wajib selama periode tersebut diizinkan untuk kembali ke distrik masing-masing atau ke Semenanjung (Kuala Lumpur dan sekitarnya), Sarawak dan Labuan.

Sedangkan Perintah Pengendalian Gerakan yang Ditargetkan Ditingkatkan (TEMCO), yang saat ini diberlakukan di empat kabupaten Sabah – Tawau, Lahad Datu, Kunak dan Semporna- tetap berlaku.

Baca juga:  Virus Corona Sudah Menyebar di Malaysia

[]

Comments