Libatkan Anak Sekolah Sambut Piala Adipura, DPRK: Tak Pantas dan Berlebihan

Rabu, 1 Maret 2023 - 20:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, Mercinews.com – Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh, Musriadi menyoroti pemerintah setempat karena melibatkan anak sekolah dalam penyambutan Piala Adipura 2022,  saat jam belajar berlangsung.

“Tak sepantasnya melibatkan siswa dalam penganugerahan Adipura, terlebih dalam kondisi hujan dan meninggalkan pelajaran. Apalagi dalam waktu dekat, mereka dihadapkan dengan ujian semester,” katanya, Rabu, (1/3/2023). seperti dilansir Ajnn

Musriadi mengakui, Piala Adipura tersebut sangat membanggakan. Pihaknya juga mengapresiasi Pemerintah Kota Banda Aceh sudah mampu meraihnya. Meskipun sempat terhenti beberapa tahun lalu.

Euforia ini jangan dilakukan terlalu berlebihan. Tugas kita masih berat, untuk menjaga Banda Aceh mendapatkan kembali Adipura di tahun-tahun berikutnya,” ucapnya.

Musriadi berharap, Pemko Banda Aceh harus memiliki langkah-langkah strategis agar Adipura itu bisa dipertahankan untuk kedepannya.

“Kenapa harus dilibatkan pelajar dalam menyambut penghargaan Adipura, mestinya ini tidak terjadi, dan kita semua turut prihatin. Karena pelajar itu ya tugasnya belajar,” tegasnya.

Musriadi mengkhawatirkan, nantinya kegembiraan tersebut dapat menyebabkan terjadinya suatu hal kepada pelajar. Dikarenakan pelajar menunggu pinggir jalan dan di tengah guyuran hujan gerimis.

Baca Juga:  Kalahkan Arab Saudi 2-0, Uzbekistan Jumpa Indonesia di Semifinal Piala Asia U-23

“Kita layak merayakan kegembiraan, tapi metodenya perlu diubah. Jangan mengorbankan anak kecil yang perlu di didik dengan cara yang lebih baik,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri mengatakan, bahwa kegiatan yang dilakukan Pemko dan diikuti oleh pelajar itu merupakan kebijakan dari dinas, serta terdapat nilai pembelajaran di dalamnya.

Menurutnya, hal tersebut termasuk ke dalam penilaian pembelajaran. Yang mana mengajarkan untuk menanamkan cinta terhadap Kota Banda Aceh.

Baca Juga:  Tiga Drama Korea Paling Populer di Netflix Pekan Ini

“Kedua nilai pembelajaran arti penting kebersihan, menjaga lingkungan dan kesehatan,” ucapnya. Sambungnya, selain itu sekolah juga memiliki andil dalam Adipura.

Dimana terdapat 10 sekolah telah dinilai tentang kebersihan lingkungan, kesehatan kantin, penghijauan lingkungan yang terintegrasi dalam pembelajaran.

“Jadi punya kontribusi besar bagi sekolah-sekolah untuk mendapat nilai Adipura, berupa penghargaan sekolah Adiwiyata,” ungkapnya.

Dengan begitu, Sulaiman berharap lebih banyak sekolah masuk ke dalam Adiwiyata serta juga membantu untuk mewujudkan tempat pendidikan yang sehat, dan menjaga lingkungan agar lebih baik lagi. (*)

Berita Terkait

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training
Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik
Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk
BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang
Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun
 Timnas Jepang: Skuad Eksperimen Hadapi Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Asisten Pemerintahan Abdya Buka Manasik Haji di Mesjid Agung Baitul Ghafur
Mualem dikabarkan sakit, jalani pemeriksaan kesehatan di Singapura

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 13:37 WIB

Datuk Abdul Halim Commends Indonesia’s Referee Talent After ASTAF Training

Selasa, 23 Juni 2026 - 22:47 WIB

Sikap “Penyeimbang” PDIP Dinilai Belum Beri Kejelasan Arah Politik

Sabtu, 24 Mei 2025 - 19:27 WIB

Isu Perselingkuhan Raffi Ahmad dan Ayu Ting Ting Heboh Lagi, Fans Sibuk

Sabtu, 24 Mei 2025 - 18:10 WIB

BKSDA Aceh tutup kunjungan ke Tugu Nol Kilometer di Pulau Weh Sabang

Jumat, 23 Mei 2025 - 08:29 WIB

Birahi Sudah di Ubun-Ubun Kakek Bejat Cabuli Bocah 8 Tahun

Berita Terbaru