Letusan Gunung Ruang Sebabkan Manado Gelap Gulita dan Bandara Sam Ratulangi Ditutup

- Jurnalis

Selasa, 30 April 2024 - 14:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manado, Mercinews.com – Langit di Kota Manado pagi ini terlihat gelap gulita seakan mendung karena disebabkan letusan Gunung Ruangdi Tagulandang, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Selasa (30/4/2024).

Akibat dampak erupsi, operasional bandara internasional Sam Ratulangi Manado ditutup sementara sampai dengan pukul 12.00 Wita.

Mendasari hasil pengamatan aktivitas abu vulkanik gunung ruang dan Notam : A1144/24 NOTAMN, demi menjaga aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, operasional bandara Internasional Sam Ratulangi Manado ditutup sementara sampai dengan Selasa 30 April 2024 pukul 12.00 Wita,” ujar Humas Bandara Sam Ratulangi Manado, Yanti Pramono.

Diketahui, Gunung Ruangpertama kali erupsi pada Selasa (16/4) malam. Sekira seminggu terhenti, Gunungapi stratovolcano Tipe-A dengan ketinggian 725 meter di atas pemukaan laut ini kembali erupsi pada Selasa (30/4).

Saat ini, Gunung Ruang berada pada Status Level IV (Awas), masyarakat di sekitar Gunung ruang dan pengunjung atau wisatawan agar tetap waspada dan tidak memasuki wilayah radius 6 km dari pusat kawah aktif Gunung Ruang.

Masyarakat yang bermukim pada wilayah Pulau Tagulandang yang masuk dalam radius 6 km agar segera dievakuasi ke tempat aman di luar radius 6 km.

Baca Juga:  Erupsi Gunung Ruang, 15 Penerbangan dari dan ke Manado Ditunda

Masyarakat di Pulau Tagulandang, khususnya yang bermukim di dekat pantai, agar mewaspadai potensi lontaran batuan pijar, luruhan awan panas (surge) dan tsunami akibat material erupsi yang masuk ke laut runtuhnya tubuh gunungapi ke dalam laut.

Masyarakat diimbau untuk selalu menggunakan masker, untuk menghindari paparan abu vulkanik yang dapat mengganggu sistem pernafasan. []

Berita Terkait

5 Hari Bertugas, Relawan MER-C Beri Sejumlah Bantuan kepada Korban Banjir Sumbar
Pohon pinang di Seunaloh 2 Hari Tumbang Timpa Kabel Belum Dievakuasi
ABC Lanjutkan Program Penanaman 1.000 Pohon di Jawa Timur bersama Yayasan Cempaka
LBH Papua Soroti Penangkapan Pelajar dan Guru Akibat Mencoret Pakaian Seragam Bermotif Bendera BK
Akses Jalan Menuju SMP 3 Kuala Batee Memprihatinkan
Tiga Pria Susoh di Tangkap Satnarkoba, 4,5 kg Ganja Turut Disita
Satlantas Bireuen Pasang Lampu di Trotoar dan KTL, Untuk Cegah Kecelakaan
Luwu Sulsel Terkepung Banjir, Hanya 1 dari 12 Desa Bisa Diakses lewat Darat
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 24 Mei 2024 - 18:42 WIB

5 Hari Bertugas, Relawan MER-C Beri Sejumlah Bantuan kepada Korban Banjir Sumbar

Rabu, 22 Mei 2024 - 09:09 WIB

Pohon pinang di Seunaloh 2 Hari Tumbang Timpa Kabel Belum Dievakuasi

Rabu, 15 Mei 2024 - 12:59 WIB

ABC Lanjutkan Program Penanaman 1.000 Pohon di Jawa Timur bersama Yayasan Cempaka

Minggu, 12 Mei 2024 - 00:05 WIB

LBH Papua Soroti Penangkapan Pelajar dan Guru Akibat Mencoret Pakaian Seragam Bermotif Bendera BK

Jumat, 10 Mei 2024 - 10:51 WIB

Akses Jalan Menuju SMP 3 Kuala Batee Memprihatinkan

Kamis, 9 Mei 2024 - 17:53 WIB

Tiga Pria Susoh di Tangkap Satnarkoba, 4,5 kg Ganja Turut Disita

Rabu, 8 Mei 2024 - 17:23 WIB

Satlantas Bireuen Pasang Lampu di Trotoar dan KTL, Untuk Cegah Kecelakaan

Rabu, 8 Mei 2024 - 16:24 WIB

Luwu Sulsel Terkepung Banjir, Hanya 1 dari 12 Desa Bisa Diakses lewat Darat

Berita Terbaru