Aceh

Kronologi Peserta Aksi Tolak Habib Rizieq Kocar-kacir di Banda Aceh

Peserta Aksi

Banda Aceh, Mercinews.com – Sejumlah orang yang menamakan diri Aliansi Muslim Aceh Cinta Damai menggelar unjuk rasa di bundaran Simpang Lima, Banda Aceh, Rabu (16/12/2020).

Mereka yang didominasi sosok sudah berumur tersebut, mengenakan sejumlah jas mirip almamater mahasiswa beraneka warna.

Di antaranya merah, orange, biru, hijau, juga terlihat segerombolan emak-emak menggunakan mukena.

Adapun saat sedang berjalannya aksi, salah seorang peserta yang memakai jas orange menyanyikan yel-yel.

“Aceh sudah baik, Aceh baik-baik saja, di Aceh tidak perlu revolusi akhlak.”

Lalu, tiba-tiba seorang peserta aksi lain yang memakai jas merah dengan lambang bendera Merah Putih di bahu kanannya, menyalakan korek api dan membakar poster Habib Rizieq Shihab yang ada di tanganya.

Belum sempat habis terbakar, tiba-tiba seorang pemuda–bukan peserta aksi–menampik poster HRS tersebut.

Ia mencoba memadamkan api tersebut, sehingga terjadilah cekcok.

“Foto cucu Rasulullah itu, habib itu, jangan dibakar, dilaknat Allah kalian semua,” kata pemuda yang memakai kemeja warna abu-abu itu.

Baca juga:  Hasil Pileg 2019 untuk DPRA, PA Mendapat 18 kursi dan PNA Bertambah 3 kursi

Melihat spontanitas tersebut, koordinator aksi Muhammad Riski yang memakai kacamata dan jas biru langsung menghampiri pemuda tersebut.

Namun tak disangka, tindakan yang dilakukan pemuda tersebut menjadi pemantik bagi sejumlah masyarakat lain yang berada di sekitar lokasi untuk membela HRS.

Adapun salah seorang pembela HRS, Reza yang mengaku mahasiswa UIN Ar-Raniry Banda Aceh mengatakan, peserta aksi bukanlah para mahasiswa.

Bahkan tidak ada satu orang pun yang dikenalinya.

“(Massa) itu bukan mahasiswa UIN, bukan mahasiswa mereka, berani-beraninya mereka bakar foto habib,” kata Reza.

Sebelumnya, ia sempat mengejar beberapa peserta aksi, namun diantisipasi pihak keamanan.

“Habib Rizieq itu cucu Sayidina Rasulullah, enggak ada otak kalian, demo bayaran, bakar foto habib,” katanya.

“Woi, kemari kalian! Ini Aceh!”

Mendapat reaksi masyarakat sedemikian rupa, akhirnya seluruh peserta aksi langsung bubar kocar-kacir ke arah Rumah Sakit Kesdam, Kuta Alam.

Baca juga:  3.883 Masjid Se- Aceh Gaungkan Gerakan Pemakaian Masker

Beberapa peserta aksi saat hendak meninggalkan bundaran, sempat diwawancarai oleh beberapa wartawan.

Mereka ditanyakan berasal dari fakultas dan universitas mana.

Namun mereka terus berlalu tanpa memberi jawaban apapun.

Sementara salah seorang ibu–peserta aksi–mengaku diajak oleh temannya.

Kepada wartawan, ia mengatakan berasal dari Banda Aceh.

“Asli Aceh, di Banda Aceh saya,” ujarnya.

Sebelumnya diketahui, aksi unjuk rasa yang dilakukan sekelompok orang menamakan Aliansi Muslim Aceh Cinta Damai untuk menolak HRS dan pendukungnya di Aceh.

Adapun koordinator aksi Muhammad Riski mengatakan, mereka menolak revolusi akhlak yang digaungkan oleh HRS bersama para pengikutnya.

Sebab, menurut Riski, HRS diduga telah mencaci maki, serta mengeluarkan ucapan-ucapan yang tidak sesuai dengan revolusi akhlak itu sendiri.

“Oleh karena itu, kami mendukung TNI/Polri untuk menindak tegas pihak-pihak yang secara pribadi maupun kelompok, yang ingin merusak perdamaian Aceh,” katanya.

[]

Sumber: Beritakini.co

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *