Aceh

Ketua Tuha Pheut Desa Pante Rakyat Babahrot Sunat Gaji Anggota

Blangpidie (Mercinewa.com) – Ketua Tuha Pheut Gampong Pante Rakyat, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), diduga potong gaji anggota hingga ratusan ribu rupiah.

Pemotongan sejumlah gaji tersebut telah berlangsung sejak bulan November hingga Desember 2021 lalu. Atas pemotongan gaji yang dinilai tidak wajar itu, anggota Tuha Pheut Pante Rakyat geram.

“Pemotongan tersebut tanpa sepengatuan anggota. Pemotongan itu juga bervariasi, antara Rp 50 hingga Rp 150 ribu rupiah,” kata M. Yakir salah satu anggota Tuha Pheut Pante Rakyat, Kamis (13/1).

Baca juga:  SSB Jeumpa Dan SSB Alpad Wakili Abdya Pada Danone Nasions Cup

Yakir mengatakan, pemotongan yang dilakukan Ketua Tuha Pheut tidak ada kejelasan atau dasar hukum yang kuat.

Padahal sudah gaji kecil namun juga dipotong untuk keperluan yang tidak jelas. Hingga sekarang para anggota tidak mengetahui bagaimana mekanisme pemotongan tersebut.

” Gaji kami padahal satu bulan cuman 250 ribu”. Sebutnya

Sementara anggota tuha pheut lainnya Anisar, bersikeras bahwa gajinya tidak boleh dipotong.

” Penyebab tidak dipotong karena sudah duluan saya mengetahuinya dan bersikeras untuk tidak dipotong”. Ungkapnya

Baca juga:  Akhir November UAS akan isi Tausiah di Abdya

Dirinya juga sudah menyampaikan kepada ketua Tuha Pheut bahwa gaji yang dipotong agar segera dikembalikan kepada yang berhak.

” Namun sampai sekarang tidak dikembalikan”. Lanjutnya ini benar benar tidak ada musyawarah”. Nannti sambungnya, akan kita beritahukan kepada Camat.

Sementara itu Pj Keuchik Pante Rakyat Abu Bakar Idris tidak mengatahui perihal pemotongan tersebut saat ditemui Media ini.

” Jika saya tau maka akan saya tegur untuk dikembalikan”.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *