Aceh

Jubir KPA: Kami Tidak Menyuruh Juga Tidak Melarang Pengibaran Bulan Bintang

Azhari Cagee

Banda Aceh, Mercinews.com – Juru bicara Komite Peralihan Aceh (KPA) Pusat, Azhari Cagee mengatakan untuk memperingati milad GAM pada 4 Desember besok pihaknya hanya menggelar doa bersama, menyantuni anak yatim, dan berziarah ke makam para mantan pejuang GAM.

“Mualem menginstruksikan kepada jajaran KPA ban sigom Aceh, peringatan milad GAM seperti biasa dengan melakukan santunan anak yatim, zikir, doa bersama, dan ziarah ke makam para syuhada yang telah syahid,” kata Azhari Cagee, saat dihubungi Ajnn, Kamis (3/12).

Baca juga:  Delegasi Jabatan Penerangan Malaysia Studi Banding Perkembangan KIG di Aceh

Azhari Cagee mengungkapakan, tujuan memperingati Milad GAM agar masyarakat Aceh tidak lupa pada sejarah, karena bertepatan dengan tanggal tersebut, sebuah sejarah di masa lalu pernah terjadi dan tentu membekas bagi masyarakat Aceh bahkan dunia hingga kini.

“4 Desember ada peristiwa sejarah yang terjadi di Aceh dan wajib, tidak bisa dilupakan, wajib dikenang dan 4 Desember ini kita peringati seperti biasa, doa, zikir, dan ziarah,” ungkapnya.

Azhari Cagee menjelaskan, terkait pengibaran bendera bulang bintang pada 4 Desember, KPA tidak menyuruh dan melarang.

Sebab, kata Azhari Cagee, itu sudah menjadi bendera Aceh sesuai Qanun Nomor 3 tahun 2013, sehingga KPA tidak dalam kapasitas menyuruh dan melarang.

Baca juga:  Masyarakat Aceh Jaya Terima 1226 Paket Sembako covid-19 dari Pemerintah Aceh

“Kita tidak menyuruh dan tidak melarang, nanti kalau menyuruh dan melarang akan dianggap itu bendera KPA, padahal itu bendera jelas bendera Aceh sesuai qanun, jadi terkait polemik bendera Aceh itu ranahnya Gubernur Aceh dan DPRA,” tutup mantan anggota DPRA itu.

[]

Sumber: Ajnn.net

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *