Nasional

Jokowi Kunker Saat Ada Demo, PKS: Presiden Jangan Balik Badan

Habib Aboe Bakar Alhabsy (Dok PKS)

Jakarta, Mercinews.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Tengah di waktu yang bersamaan dengan puncak demo penolakan omnibus law UU Cipta Kerja. PKS mengingatkan Presiden Jokowi tidak balik badan.

“Negara harus menjamin hak masyarakat menyampaikan pendapat di muka umum karena dijamin dalam konstitusi pasal 28 UUD 1945. Pun aparat kepolisian harus melindungi dan menjamin hak masyarakat untuk berdemonstrasi seperti yang dinyatakan dalam Surat Telegram Rahasia yang terbit pada 2 Oktober 2020 lalu,” ujar Sekjen PKS Habib Aboe Bakar Alhabsy dalam keterangan tertulis, Kamis (8/10/2020).

Aksi penolakan mahasiswa terhadap UU Cipta Kerja terjadi di sejumlah daerah, termasuk di Ibu Kota. Bahkan demo di dekat Istana Negara siang ini ricuh.

PKS pun menilai Presiden Jokowi bertanggung jawab atas disahkannya UU Cipta Kerja ini. Untuk itu, Habib Aboe mengkritik pemilihan waktu Jokowi melakukan kunjungan kerja di tengah demo.

Baca juga:  Permadi Bicara ingin Lengeserkan Jokowi sebelum dilantik, Ini Kata Ngabalin

“Presiden Jokowi jangan balik badan dan segera menemui massa aksi tolak UU Cipta Kerja. Di sini Pemerintah juga menjadi pihak yang bertanggung jawab sebagai pihak pengusul,” tuturnya.

Habib Aboe juga menegaskan PKS berada bersama masyarakat sipil, baik buruh, mahasiswa, maupun elemen lainnya menolak UU Cipta Kerja. Ia menyebut PKS konsisten menolak omnibus law karena menilai UU Cipta Kerja melanggar konstitusi dan menyengsarakan rakyat.

“PKS telah mendesak Presiden Jokowi mengeluarkan Perppu untuk membatalkan UU Cipta Kerja. Kami juga mendorong elemen masyarakat sipil untuk mengajukan permohonan uji materiil atau judicial review UU Cipta Kerja ke MK,” ujar Habib Aboe.

Kepada para massa yang melakukan demo, PKS mengimbau tetap mematuhi protokol kesehatan COVID-19. Habib Aboe juga meminta mahasiswa waspada terhadap provokator.

“Untuk massa aksi diimbau agar tetap menjaga ketertiban dan menjalankan protokol kesehatan COVID-19, serta tetap solid. Jangan sampai ada penyusup yang memprovokasi dan mengacaukan aksi,” sebut anggota DPR RI ini.

Baca juga:  Jokowi Kesal! 33 Perusahaan Cabut dari China tapi Tak Satu Pun ke RI

Seperti diketahui, aksi demo mahasiswa menolak UU Cipta Kerja di sejumlah daerah ricuh. Salah satunya demo di Patung Kuda, Monas, yang lokasinya tidak jauh dari Istana Negara, tempat Presiden Jokowi berkantor.

Presiden Jokowi sendiri memilih tetap melakukan kunjungan kerja di hari puncak demo mahasiswa menolak UU Cipta Kerja. Jokowi meninjau lumbung pangan di Provinsi Kalimantan Tengah.

Sekretariat Presiden menjelaskan kunker Jokowi tidak berkaitan dengan rencana demo di depan Istana. Menurut rencana, Jokowi akan langsung pulang ke Jakarta pada Kamis (8/10) sore.

“Tidak, agenda presiden untuk food estate sudah dijadwalkan jauh-jauh hari. Jadi sama sekali tidak ada kaitan dengan aksi besok,” kata Kepala Biro Protokol, Pers, dan Media Setpres Bey Machmudin saat dimintai konfirmasi, Selasa (7/10).

[]

Sumber: detikcom

Comments