Peristiwa

Jembatan Putus, 8 Desa di Kecamatan Leuser Aceh Tenggara Terisolir

Jembatan putus di Desa Persimpang Gajah Mati, Kecamatan Leuser . Foto: AJNN/JAPAR.

Aceh Tenggara, Mecinews.com – Tingginya intensitas curah hujan deras yang mengguyur Kawasan Aceh Tenggara, menyebabkan jembatan di jalan provinsi sepanjang enam meter, tepatnya Desa persimpang Gajah Mati, Kecamatan Leuser putus terseret derasnya arus banjir pada Kamis (3/12) Lalu.

Camat Kecamatan Leuser Aceh Tenggara Mustapa Kamal kepada AJNN, Sabtu (5/12) mengatakan jembatan yang telah putus sejak dua hari yang lalu tersebut berada di pedalaman Simpang Gajah Mati .

Baca juga:  Gadis Terbelakang Mental Diduga Diperkosa 3 Pria, Salah Satunya Polisi

Akibatnya putusnya jembatan itu, sebanyak delapan desa terisolir. Desa yang terisolir yaitu, desa Kute Lawe Tawar, desa Gunung Pakpak, desa Tuah Kekhine, dan desa Permata Musara.

Selanjutnya ada desa Lawe Serakut, desa Bukit Bintang Indah, desa Bunbun Alas dan Desa Bunbun Indah.

Warga dari delapan desa ini kesulitan mengangkut hasil pertanian dari ladang, untuk dibawa keluar ke pasar dan juga pasokan sembako ke daerah itu sulit putusnya jembatan,” ujar Mustafa Kamal.

“Selain kesulitan membawa hasil pertanian mereka, Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga harus memasok kebutuhan dengan cara melangsir terlebih dahulu,” sambung Mustafa.

Baca juga:  Bawa Ganja 57 Kg dari Gayo Lues, Tiga pria Ditangkap di Aceh Tenggara

Pihak Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) Agara sendiri mulai hari Ini akan membangun jembatan darurat dari pohon kelapa untuk mengatasi terisolirnya delapan desa itu,

[]

Sumber: Ajnn.net

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *