Internasional

Israel akan Hancurkan Sekolah di Tepi Barat Palestina

Pelajar Palestina memakai masker saat kembali sekolah di Ramallah, Tepi Barat, 6 September 2020. Foto/Anadolu

Mercinews.com – Pengadilan Israel memutuskan menghancurkan satu sekolah Palestina yang baru dibangun di pusat Tepi Barat.

Kantor berita Anadolu mengutip aktivis anti-pemukiman Abdullah Abu Rahma yang mengatakan, “Pengadilan Distrik Yerusalem pada Rabu menolak utusan sela ganti rugi yang diajukan untuk Sekolah Ras El-Teen di Ramallah timur.”

“Sekitar 50 anak dari berbagai umur telah belajar di sekolah itu, yang baru saja dibangun dan dikelola oleh Kementerian Pendidikan Palestina,” papar Abu Rahma, dilansir Memo.

Dia mengonfirmasi bahwa banyak aktivis telah mulai berkumpul di sekolah itu untuk aksi mencegah Israel menghancurkan bangunan sekolah itu.

Baca juga:  Palestina Kecam Kunjungan Yahya Cholil ke Israel

Aktivis menjelaskan bahwa para pengacara mencoba mengajukan petisi untuk menolak perintah penghancuran oleh pengadilan Israel itu.

Sekolah itu terletak di wilayah pendudukan Tepi Barat yang termasuk sebagai Area C, target untuk kontrol penuh Israel sesuai Kesepakatan Oslo II 1995 yang ditandatangani di Taba, Mesir.

Menurut perkiraan pejabat Palestina, Israel telah menghancurkan lebih dari 50 bangunan Palestina sejak awal tahun ini.

Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Koordinasi Urusan Kemanusiaan (UNOCHA) juga mengungkapkan data terbaru itu. “Sebanyak 506 gedung dihancurkan oleh pasukan pendudukan Israel di Tepi Barat dengan alasan mereka tidak memiliki izin pembangunan,” papar pernyataan UNOCHA, dilansir Memo.

Baca juga:  Presiden Erdogan Sebut Yerusalem Milik Turki

Menurut pernyataan resmi, total 134 struktur sejauh ini telah dihancurkan di Yerusalem Timur pada 2020. “Israel menghancurkan 22 gedung selama dua pekan terkahir, mengusir 50 warga Palestina dan mempengaruhi sekitar 200 orang lainnya,” ungkap UNOCHA.

“Delapan penghancuran dari 12 penghancuran di Yerusalem Timur dilakukan oleh pemiliknya sendiri untuk menghindari denda dan biaya yang diterapkan otoritas penjajahan Israel,” papar UNOCHA.

Sebanyak 10 struktur lain yang dihancurkan berada di Area C, yang mencakup sekitar 61% wilayah Tepi Barat.

[]

Comments