Hukum

Hubungan Panas Pasangan Tanpa Nikah di Lamdingin dan Gunakan Narkoba

Tersangka penyalahgunaan narkoba, MW bersama pasangan wanitanya Ros di Mapolresta Banda Aceh, Kamis (11/6/2020). Foto: antaranews.

Banda Aceh, Mercinews.com – Selasa dini hari lalu, warga di kawasan Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Kota Banda Aceh, dikagetkan dengan kedatangan sejumlah personil polisi berpakaian preman.

Diketahui kemudian, mereka berasal dari Satuan Reserse Narkotika Polresta Banda Aceh. Singkat cerita, aparat penegak hukum tadi menangkap pasangan kekasih usai indehoi karena diduga menggunakan obat terlarang jenis sabu-sabu.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kepala Satuan Reserse Narkotika AKP Raja Aminuddin Harahap di Banda Aceh, Kamis kemarin membenarkan penangkapan pasangan itu. Katanya, mereka bergerak setelah menerima laporan dari warga.

“Tersangka MW (39), warga Aceh Besar dan pasangan wanitanya Ros (27) asal Bireuen, ditangkap karena diduga menggunakan narkoba. Ketika ditangkap, mereka baru saja indehoi, layaknya hubungan suami istri,” ungkap AKP Raja Aminuddin kepada media pers di Banda Aceh.

Baca juga:  Baku Tembak Polisi-Kartel Narkoba di Meksiko, 14 Orang Tewas 4 Polisi

Sebut dia, tersangka MW dan Ros ditangkap pada sebuah rumah di kawasan Gampong Lamdingin, Kecamatan Kuta Alam, Banda Aceh, Selasa (9/6) menjelang dini hari. Penangkapan berawal ketika polisi berpakaian preman mendatangi rumah tersebut. Tersangka MW membuka pintu rumah dan langsung diamankan petugas.

Lalu, polisi menggeledah MW dan rumahnya. Dari penggeledahan tersebut ditemukan dua bungkusan plastik berisi sabu-sabu dengan berat 3,32 gram di belakang lemari dalam kamar dan kotak remote AC.

Laman antaranews.com mewartakan. Tersangka MW mengaku mengajak Ros menggunakan sabu-sabu bersama di rumah tersebut. Usai mengisap sabu-sabu, mereka melakukan hubungan badan layaknya suami isteri.

“Tersangka MW membeli sabu-sabu tersebut dari seseorang dipanggil Adi di di Paya Tenong, Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Minggu (7/6/2020), dengan harga Rp150 ribu,” AKP Raja Aminuddin.

Baca juga:  Artis Rifat Umar Ditangkap karena Ganja, Perempuan di Kamar Ikut Diamankan

Polisi memasukkan Adi dalam daftar pencarian orang atau DPO. Sedangkan MW dan Ros digelandang ke Mapolresta Banda Aceh untuk proses hukum lebih lanjut.

“Tersangka dijerat melanggar Pasal 112 Ayat (1) jo Pasal 114 Ayat (1) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkas AKP Raja Aminuddin.

 

[m/]

Comments