Selebritis

Heboh Celana Dalam Bekas Dinar Candy yang Laku Rp 50 Juta Belum Dicuci 3 Hari

Dinar Candy jual celana dalam bekas

Jakarta, Mercinews.com – Dinar Candy belum lama ini membuat heboh. Ia menjual celana dalam bekasnya dengan harga Rp 50 juta.

Yang membuat takjub lagi adalah ketika celana dalam tersebut banyak yang meminatinya. Ada sekitar kurang lebih 4000-an chat yang masuk melalui WhatsApp bisnis hingga Direct Message (DM) Instagramnya.

Dari ribuan chat yang masuk, hanya 3 orang saja yang serius. Namun yang beruntung bisa memiliki celana dalam Dinar Candy hanya satu orang. Ia adalah seorang YouTuber bernama Bobby Tria Sanjaya alias Bobby Stuntrider.

Ternyata, celana dalam bekas yang dijual Dinar Candy tidak dicuci selama 3 hari. Hal itu sesuai dengan permintaan Bobby Stuntrider.

Baca juga:  Prancis ke Final, Patut Dinanti Janji Dinar Candy Pakai Bra di Jalanan

“Nggak (dicuci) hahaha,” kata Dinar Candy saat ditemui di Mapolda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Sabtu (19/9/2020).

“Itu aku pake tiga kali, yang terakhir kan dia minta yang nggak dicuci, aku pake buat tidur lah. Aslinya udah dicuci, cuma sama dia minta nggak dicuci jadi aku pake tidur dulu besoknya dikirim sama dia,” sambungnya.

Dinar Candy sempat tak percaya jika ada orang yang mau memiliki celana dalam bekasnya tersebut. Nantinya, uang dari penghasilan jual celana dalam akan dibagikannya kepada orang yang membutuhkan.

“Nggak (percaya), itu mah hoki-hokian aja,” imbuh Dinar Candy.

“Belum diapa-apain (uangnya) paling kemarin bagiin orang pinggir jalan tapi belum banyak sih kayak sejutaan aja. Kayak kata bapak aku, kalau dapat apa-apa harus bagi orang sedikit-sedikit biar jauh dari marabahaya,” ucap Dinar Candy.

Baca juga:  Prancis ke Final, Patut Dinanti Janji Dinar Candy Pakai Bra di Jalanan

Kini, masih ada sisa 2 celana dalam lagi yang akan dijual Dinar Candy. Ia berharap di masa sulit seperti ini masih ada orang baik yang mau membeli celana dalam bekasnya tersebut. Mengingat tidak ada penghasilan yang diperoleh oleh Dinar Candy karena hilangnya pekerjaan imbas pandemi COVID-19.

 

[]

 

Sumber: detikcom

Comments