Aceh

Hari Sumpah Pemuda, Wali Nanggroe Harap Pemuda Aceh Tak Lupa Adat dan Sejarah

Foto: dok.antara

Banda Aceh, Mercinews.com – Gebyar kebangsaan, memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 91, tanggal 28 Oktober tahun 2019 berlangsung khitmad. Acara ini dihadiri  sengenap unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh, di Lapangan Blangpadang, Banda Aceh, Senin (28/10/2019).

Tema yang dipilih “Bersatu Kita Maju”. Selain itu, Pemerintah Aceh juga melakukan peringatan dekralasi damai.

Amatan media ini, acara berlangsung hikmat dan meriah dengan adanya atraksi marching band dan dihadiri Pangdam IM, Mayjen TNI Teguh Arief Indratmoko, Wakapolda Aceh, Brigjen Pol Supriyanto Tarah, Wali Nanggroe, Malik Mahmud Al-Haythar, Kepala BNNP Aceh, mantan Wakil Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, dan sejumlah lainnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah bertindak sebagai inspektur upacara.

Sementara itu Wali Nanggroe, Malik Mahmud saat dijumpai wartawan mengatakan, sebagai wakil orang Aceh dia berharap kepada pemuda atau generasi muda Aceh agar tidak lupa sejarah dan tradisi Aceh. Termasuk memegang peranan serta memperjuangkan Islam di seluruh Nusantara.

“Aceh telah mengembangkan peradaban Islam hingga nusantara. Sehingga orang Aceh harus tahu semua dan tetap akan menjaga adat atau kebudayaan Aceh yang berbasis ajaran Islam,” kata Wali Nanggroe.

Baca juga:  Wali Nanggroe dukung penuh Apa yang dikerjakan WALHI Aceh

Menurutnya, Aceh berpegang teguh pada Islam yang Rahmatan Lil’alamin. “Ini yang paling penting kita jaga. Karena dalam keadaan sekarang ini, banyak pihak luar yang datang mencoba mempengaruhi ajaran Islam secara yang tidak benar,” ungkapnya.

Untuk itu, dia menghimbau warga Aceh waspada. “Tapi saya yakin orang Aceh sangat waspada. Kita lihat perkembangan sekarang, masalah Islam sangat ekstrim diberitakan. Namun di Aceh tidak dapat dipengaruhi. Karena kekuatan adat istiadat yang ada di Aceh adalah berbasis Islam yang rahmatan lil alamin,” jelas Malik Mahmud, dengan bangga.

Sebelumnya Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah menyampaikan. Hari Sumpah Pemuda ke-91 kali ini mengambil tema “Bersatu Kita Maju”. Tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam Sumpah Pemuda. Hanya dengan persatuan kita dapat mewujudkan cita-cita bangsa.

“Tema Bersatu Kita Maju sesungguhnya diperuntukan untuk seluruh elemen bangsa, tetapi bagi pemuda menjadi keharusan karena di tangan pemuda Indonesia bisa lebih maju. Pemuda untuk Indonesia maju adalah yang memiliki karakter, kapasitas, kemampuan inovasi, kreativitas yang tinggi, mandiri, inspiratif serta mampu bertahan dan unggul dalam menghadapi persaingan dunia,” ungkapnya.

Baca juga:  Wali Nanggroe Diminta Segera Turun Tangan Soal Kekisruhan eksekutif dan legislatif

Nova menyampaikan, saat ini di belahan dunia telah lahir generasi muda yang memiliki pola pikir yang serba cepat, instan, lintas batas, cenderung individualistik dan gramatik.

Canggihnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta mudahnya akses terhadap sosial media, telah menjelma menjadi tempat favorit berkumpulnya anak-anak muda lintas negara, lintas budaya, lintas agama, dan interaksi mereka di sosial media berjalan real time 24 jam

Disinilah diharapkan peran pemuda dapat bersaing dalam bentuk apapun tentunya dalam hal yang posistif. Pemuda adalah masa depan bangsa dan negara. Pemuda juga harapan bagi dunia, pemuda Indonesia harus maju dan berani menaklukan dunia, saya berharap kedepan akan banyak muncul tokoh-tokoh muda yang mendunia,” terangnya.[m/]

Comments