Asia Pasifik

Gempa M 7,2 Guncang Jepang, Warga Pesisir Lari ke Tempat Lebih Tinggi

Foto: Gempa berkekuatan 7,3 skala Richter mengguncang prefektur Miyagi dan Fukushima di wilayah Tohoku, Jepang, Sabtu

Mercinews.com – Gelombang tsunami setinggi hingga 1 meter menghantam sebagian pantai Jepang hari ini. Tsunami terjadi setelah gempa bumi dengan Magnitudo (M) 7,2 mengguncang dekat Prefektur Miyagi.
Sebelumnya, pihak berwenang mengeluarkan peringatan tsunami untuk Jepang setelah gempa bumi berkekuatan 7,2 di lepas pantai Prefektur Miyagi.

Seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (20/3/2021), beberapa warga masyarakat pesisir mengatakan mereka telah melarikan diri ke tempat yang lebih tinggi setelah peringatan tsunami dikeluarkan pada Sabtu malam.

“Saya teringat hari itu 10 tahun lalu,” kata seorang pria di kota Ishinomaki kepada media nasional NHK saat dia melarikan diri ke sebuah taman di atas bukit.

Baca juga:  Donald Trump Ancam Kirim 25 Juta Orang Meksiko ke Jepang

“Karena pengalaman kami hari itu, saya bergerak cepat. Jantung saya berdebar kencang,” katanya menyinggung tentang bencana gempa bumi berkekuatan 9,0 pada 11 Maret 2011 lalu, yang memicu tsunami dahsyat.

Seorang pejabat kantor manajemen bencana Prefektur Miyagi, Takashi Yokota, mengatakan, sejauh ini belum ada laporan kerusakan ataupun korban.

“Kami belum menerima laporan langsung tentang kerusakan atau cedera setelah gempa bumi dan peringatan tsunami. Tapi kami masih mengumpulkan informasi,” katanya kepada AFP.

Bulan lalu, wilayah itu juga diguncang gempa kuat lain yang melukai puluhan orang.

Baca juga:  Sri Mulyani hingga Bos IMF, Perempuan Perkasa yang Foto Bareng Jokowi

Jepang terletak di “Cincin Api” Pasifik, busur aktivitas seismik intens yang membentang melalui Asia Tenggara dan melintasi cekungan Pasifik.

Negara ini sering dilanda gempa dan memiliki peraturan konstruksi yang ketat, yang dimaksudkan untuk memastikan bangunan dapat menahan getaran yang kuat. (ita/ita)

[]

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *