Internasional

Erdogan: Mohammed Morsi Pejuang

Presiden Turki, Tayyip Erdogan menyebut mantan Presiden Mesir, Mohamed Morsi adalah martir untuk perjuangannya. Foto/Istimewa

Ankara, Mercinews.com – Presiden Turki, Tayyip Erdogan menyebut mantan Presiden Mesir, Mohamed Morsi adalah martir untuk perjuangannya. Dia lalu mengatakan, sejarah tidak akan melupakan para tiran yang menyebabkan kematiannya.

Berbicara di sebuah acara di Pusat Kongres Halic di Istanbul, Erdogan ingat bahwa Morsi telah dipilih oleh rakyat Mesir dan dipenjara setelah ia digulingkan oleh “tiran” Abdel-Fattah al-Sisi, yang telah menjadi anggota kabinet Morsi.

“Morsi diadili dan dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan kudeta dan menarik napas terakhirnya di ruang sidang lagi, yang merupakan simbol dari bertahun-tahun penganiayaan panjang terhadap dia dan rakyatnya,” sambungnya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Selasa (18/6).

Baca juga:  Pertama dalam Satu Dekade, Pesawat Israel Mendarat di Istanbul

Sebelumnya diwartakan, menurut pihak berwenang Mesir, Morsi meninggal pada hari Senin setelah jatuh pingsan di sebuah sidang pengadilan di Kairo. Dia disidang terkait tuduhan spionase.

Jaksa penuntut umum Mesir mengatakan sebuah laporan medis tidak menunjukkan adanya luka pada tubuh Morsi.

Human Rights Watch (HRW) kemudian melemparkan kecaman keras kepada pemerintah Mesir atas hal ini. Kairo didesak untuk melakukan penyelidikan yang adil dan transparan mengenai keadaan mantan presiden itu pada jam-jam terakhir sebelum kematiannya.

Baca juga:  Terancam Virus Corona, Erdogan Didesak Bebaskan Pendukung Gulen dari Penjara

“Pemerintah Mesir hari ini memikul tanggung jawab atas kematiannya, mengingat kegagalan mereka untuk memberinya perawatan medis yang memadai atau hak-hak mendasar tahanan. Dia berada di penjara dan diperlakukan lebih buruk daripada kondisi yang sudah mengerikan bagi para tahanan Mesir,” ujar Sarah Leah Whitson, direktur eksekutif HRW divisi Timur Tengah dan Afrika Utara.

Comments